Polres OKI Simulasi Pengamanan Dampak Covid-19

oleh -282 views

Mengantisipasi gejolak terkait dampak merebaknya Virus Corona (Covid-19), Polres Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan melakukan simulasi, di Mapolres OKI, Selasa (7/4/2020) pagi. foto:niskiah/krw.

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat)- Guna mengantisipasi gejolak terkait dampak merebaknya Virus Corona (Covid-19), Kepolisian Resort (Polres) Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan melakukan simulasi, di Mapolres OKI, Selasa (7/4/2020) pagi.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh sejumlah pejabat dan Forkompinda di wilayah Kabupaten OKI ini digambarkan penularan Covid-19 semakin besar yang berdampak pada dilakukannya lock down di wilayah Kabupaten OKI. Saat lock down ini, diilustrasikan stok pangan yang awalnya diprediksi akan aman mulai habis dan banyak terjadi penimbunan sehingga masyarakat mulai kesulitan untuk mendapatkan makanan ini.

BACA JUGA =  Keroyok Ibu Rumah Tangga, Bapak dan Anak Dituntut 18 Bulan Penjara

Selanjutnya, akibat dari kelangkaan ini berdampak pada aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat dan gabungan LSM terhadap pemerintah dan muncul ketidak percayaan masyarakat pemerintah. Selanjutnya aksi unjuk rasa digambarkan semakin memanas dan dilakukan berbagai antisipasi oleh jajaran yang ada di Polres OKI.

Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Palupessy menjelaskan, seharusnya simulasi pengamanan seperti ini dilakukan di lapangan, akan tetapi karena tidak memungkinkan untuk mengumpulkan massa pihaknya hanya melakukan tactical floor game. Meskipun demikian, diakuinya bahwa hal ini tidak mengurangi kesiapan aparat kepolisian untuk mengantisipasi berbagai hal atau kemungkinan terburuk dari dampak wabah Covid-19 ini. “Karena mulai Rabu besok, apa yang kita simulasikan ini pasukan yang bertugas di titik-titik yang telah kita tentukan akan bergeser ke sana untuk lebih memahami wilayahnya,” ujarnya.

BACA JUGA =  Seorang Perwira Polisi Terancam Dipecat Karena 2 Bulan Lebih Bolos Kerja. Sibuk Jadi Tukang Ojek Ternyata Ini Alasannya

Menurutnya, walaupun telah dilakukan simulasi ini tentunya sudah merupakan harapan bersama agar hal ini tidak terjadi dan wabah Covid-19 segera berakhir.

Dikatakan Kapolres, jika memang hal yang dikhawatirkan ini terjadi pihaknya juga telah menyiapkan pola zonasi untuk mengantisipasi pergerakan di setiap wilayah. “Jadi ketika terjadi hal di suatu wilayah Polsek maka Polsek terdekat, Koramil lakukan antisipasi pertama dengan merapat ke lokasi, baru nanti dilakukan pergeseran pasukan. Dan ketika terjadi rusuh lebih besar kita akan melakukan pergeseran pasukan dari provinsi dengan personel yang lebih besar,” terangnya.

BACA JUGA =  Akhirnya 11 Penumpang Kapal Motor 'Awet Muda' yang Hilang Ditemukan. Semuanya Dalam Keadaan Meninggal

Masih kata dia, personil yang disiapkan ada sebanyak 408 personil terdiri dari TNI, Polri, Dishub dan Sat Pol PP Kabupaten OKI. Dimana setiap titik dijaga oleh minimal 7 personil tetapi tergantung objek kerawanan. Objek yang dipetakan perbatasan ada sebanyak 6 titik dan objek vital ada sebanyak 15 titik. (nis/krw)