Todong Korban dengan Senpi, Demi Kebutuhan Hidup, Pemuda Warga Sungai Belida Dihukum 5 Tahun

oleh -114 views

Majelis hakim sidang perkara Nangri membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Kayuagung, Selasa (13/7/2021).  Foto : nis

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat) – Dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kayuagung, terdakwa Nangri (29) warga Desa Sungai Belida Dusun 1 Kecamatan Lempuing Jaya Kabupaten OKI dihukum Majelis hakim selama 5 tahun penjara.

Terungkap dalam persidangan secara virtual itu, Selasa (13/7/2021) siang, terdakwa dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian dengan ancaman kekerasan dalam keadaan memberatkan.

” Perbuatan terdakwa melanggar dalam pasal 365 ayat (2) ke-1, 2 Kuhp. Terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya, ia melakukannya demi kebutuhan hidup sehari-hari. Sedangkan yang memberatkan terdakwa adalah perbuatannya meresahkan masyarakat, ” ujar hakim ketua Tira Tirtona SH MHum dengan anggota Indah Wijayati SH dan Nadia Septiani SH, dibantu panitera pengganti (PP) Mira Aryani SH.

BACA JUGA =  Usai Antar Istri Belanja, Pria Paruh Baya Meninggal Dalam Mobil X-Trail Miliknya. Diduga Akibat Serangan Jantung

Hukuman untuk terdakwa tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Imran SH yakni 7 tahun penjara. Usai dibacakan amar putusan terdakwa menyatakan pikir-pikir begitupun dengan jaksa.

Dibacakan dalam persidangan, perbuatan terdakwa terjadi Selasa tanggal 11 Agustus 2020 sekira pukul 10.30 Wib dengan korbannya M Nurdin. Dimana korban mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 hendak menuju Desa Lubuk Seberuk.

Kemudian pada saat korban melintas di Jalan Poros Kebun Kelapa Sawit Desa Tania Makmur SP 5 A Kecamatan Lempuing Jaya Kabupaten OKI, tiba-tiba terdakwa bersama dengan temannya Triyanto Alias Kekok keluar dari balik batang pohon sawit dan menghadang kendaraan korban.

BACA JUGA =  Tangkap BD Narkoba Tulung Selapan, Anggota Satres Narkoba Diserang

” Pada saat itulah terdakwa langsung mengarahkan senjata api rakitan jenis pistol ke arah korban. Sehingga korban menghentikan kendaraanya,” terang hakim.

Lalu, terdakwa mendekati korban sambil berkata “Turun, turun dari motor” kemudian temannya Triyanto Alias Kekok langsung mengambil sepeda motor Honda Supra X 125 beserta obrok yang di dalamnya terdapat 2 buah derigen berisi uang tunai senilai Rp 5 juta milik korban.

Sedangkan terdakwa mengambil handphone merk stroberry warna hitam dari dalam saku celana korban. Setelah itu terdakwa dan temannya Triyanto Alias Kekok pergi dengan membawa sepeda motor Honda Supra X 125 beserta obrok yang di dalamnya terdapat 2 buah derigen berisi uang tunai Rp 5 juta.

BACA JUGA =  KAJIAN YURIDIS NORMATIF GUGATAN BAHAR BIN SMITH TERHADAP KEPALA BAPAS KELAS II BOGOR

Akibat perbuatan terdakwa, korban mengalami kerugian materil dengan jumlah Rp 10 juta. (nis/krw)

No More Posts Available.

No more pages to load.