Lahan Empat Desa Segera Diinventarisasi, Akses Menuju Exit Tol Mesuji (Pematang Panggang – Kayuagung). Pemkab Siapkan Rp 28 Miliar

oleh -52 views

Rapat musyawarah ganti kerugian lahan masyarakat, kecamatan Mesuji Raya dan Lempuing Jaya untuk pembangunan akses menuju exit tol Mesuji, beberapa waktu yang lalu.

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menyiapkan dana sebesar Rp 28 Miliar, diperuntukkan ganti rugi lahan milik masyarakat di empat Desa Kecamatan Lempuing Jaya. Yakni guna akses jalan menuju exit tol Mesuji (Pematang Panggang – Kayuagung).

Dikatakan Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten OKI, Dedi Kurniawan SSTP, adapun empat desa yang akan dilakukan inventarisasi untuk akses menuju jalan exit tol Mesuji (Pematang Panggang – Kayuagung) yakni Desa Mukti Sari, Sungai Belida, Lubuk Makmur dan Lubuk Siberuk. Terdapat di Kecamatan Lempuing Jaya.

BACA JUGA =  Karyawan Gading Cempaka Graha Lakukan Aksi Spontanitas, Tuntut Gaji Belum dibayarkan

” Pada pertengahan bulan ini tim satgas kita langsung ke lokasi guna menginventarisasi. Dengan begitu lahan menuju akses exit tol Mesuji dapat segera dibebaskan, ” ungkap Dedi, Senin (7/6/2021).

Dijelaskan, untuk anggaran sendiri dalam pembebasan lahan tanah dan bangunan milik masyarakat ini bersumber dari APBD Kabupaten OKI yakni disiapkan Rp 28 Miliar. Adapun jumlah persil dari empat desa adalah sekitar 400 persil lebih.

Nilai dana sebesar itu termasuk juga untuk pembebasan lahan di Kecamatan Mesuji Raya di dua desa. Dimana jalannya untuk akses menuju jalan exit tol Mesuji.

BACA JUGA =  Tujuh Jabatan Perwira Polres Prabumulih Dilakukan Sertijab

” Setelah dilakukan inventarisasi, maka langsung dilaporkan ke pimpinan cukup tidaknya dengan dana yang ada.Tetapi pihak kita berharap cukup, ” terangnya.

Dedi menegaskan, untuk lahan terkait jalan akses menuju exit tol sudah ada sebagian yang telah dilakukan pembebasan ganti ruginya, melalui Provinsi Sumatera Selatan yaitu sebanyak 72 persil dari 184 persil di dua desa. Desa itu adalah Mataram dan Kembang Indah Kecamatan Mesuji Raya.

Lalu, untuk sebanyak 71 persil lagi saat ini masih tahap verifikasi dan penyelesaian, karena masih adanya sanggahan termasuk juga ada alas haknya masih menjadi agunan.

BACA JUGA =  FIELD TRIP SKK MIGAS MENINJAU TANAMAN OBAT HERBAL  DI DESA GAJAH MATI. BINAAN PT MEDCO INDONESIA

” Dari lokasi dua desa itu, untuk 41 persilnya telah siap dilakukan ganti rugi dijadwalkan pekan depan dengan APBD OKI. Semua persil yang belum tetap menjadi prioritas kita, dengan target Desember ini yang belum terinventarisasi segera selesai semua, ” jelas Dedi.

Dia menambahkan, dalam hal pembebasan lahan dan bangunan untuk ganti rugi berbeda-beda, sesuai dengan luas lahan dan jenis bangunan. Lalu pembayaran ganti rugi juga dilakukan bertahap berdasarkan validasi BPN, sehingga baru sebagian. Untuk diketahui adapun jumlah keseluruhan lahan yang dibebaskan untuk akses jalan menuju exit tol sepanjang 21 KM di dua kecamatan. (nis/krw)