Gubernur Sumsel Bantu Korban Kebakaran SP Padang OKI, Minta Pemkab OKI Bangun Rumah Korban 

oleh -87 views

Gubernur Sumsel H Herman Deru mengunjungi korban kebakaran di Desa Terusan Laut Kecamatan SP Padang OKI, Minggu (18/4/2021).  Foto:  nis

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat) – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru, memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Terusan Laut Kecamatan SP Padang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (18/4/2021).

Dalam kunjungan Gubernur Sumsel ke lokasi kebakaran tersebut juga meminta kepada pemerintah kabupaten OKI agar segera membangun kembali rumah korban kebakaran.

BACA JUGA =  Teh Basi Jangan Dibuang karena Bisa Menghitamkan Rambut yang Beruban

“Saya meminta kepada Pemkab OKI untuk membangun kembali rumah masyarakat yang menjadi korban kebakaran, bila kurang minta sama Gubernur, ” ujarnya, saat mengunjungi korban kebakaran di Desa Terusan Laut.

Disampaikan Gubernur, selain memberikan bantuan kepada korban kebakaran, juga membantu berupa tanggungan makan dan minum selama di tempat penampungan sementara termasuk uang tunai.

“Bantuan yang kita berikan berupa tanggungan biaya hidup selama di tempat penampungan, sekaligus uang tunai sebesar Rp 5 juta/1 rumah yang ludes terbakar, dengan jumlah 5 buah rumah dan masing – masing Rp 2 juta untuk rumah yang terdampak,” ungkapnya.

BACA JUGA =  Lakalantas, Mobil Dinas Pemkab OKI Ringsek Berat

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 8 unit rumah di Desa Terusan Laut, Kecamatan SP Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) habis terbakar, bahkan 5 di antaranya menjadi puing dan tidak menyisakan apapun atau rata dengan tanah.

“Ya, ada 8 rumah yang terbakar, 5 ludes rata dengan tanah, 2 rumah mengalami rusak berat dan 1 rumah lagi dindingnya dilepas sebagai antisipasi agar kebakaran tidak meluas,” ujar Kepala Desa Terusan Laut, Pransel, ketika diwawancara, Sabtu (17/4/2021).

BACA JUGA =  Walikota Pagaralam Pimpin Upacara HUT Pagaralam ke 18

Lanjutnya, warga sekitar tidak dapat berbuat banyak lantaran peralatan untuk memadamkan api yang kurang memadai, ditambah dengan terkuncinya rumah tersebut karena pemilik rumah sedang berada di sawah. (nis/krw)