Dua Tahun Berturut-turut Batal Berangkat Haji oleh Pandemi, Hanya Bisa Menerima

oleh -87 views

Jamaah menunaikan ibadah haji.

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat) – Pemerintah Indonesia telah mengumumkan tahun ini bagi jamaah haji Indonesia batal berangkat ke tanah suci Mekkah menyelenggarakan ibadah haji. Sehingga tahun ini merupakan tahun kedua Indonesia batal berangkat haji karena pandemi Covid-19.

Ketua KBIH Multazam Darul Ulum Kabupaten OKI, Ahmad Munawir mengatakan, dengan keputusan pemerintah Indonesia batal berangkat haji tahun ini, pihaknya hanya bisa menerima karena itu sudah menjadi keputusan dari pemerintah. Dimana penyelenggaraan ibadah haji memang pemerintah yang mengelola, sehingga apa yang terjadi harus bisa menerima.

” Jamaah cuma bisa bersabar dan berharap diberikan yang terbaik apa yang telah menjadi keputusan pemerintah, ” ujarnya, saat dikonfirmasi, Minggu (6/6/2021).

Lanjut dia, terkait dengan adanya pemberitaan dari Dubes Arab Saudi, bahwasanya bukan tidak memberikan kuota haji untuk Indonesia, tetapi Indonesia yang tidak menyelenggarakan ibadah haji, pihak selaku ketua KBIH dan sebagai warga Indonesia hanya bisa bertawakal dan bersabar dan diberikan yang terbaik.

BACA JUGA =  Dua Warga Pedamaran Ditusuk Usai Ikuti Lelang Lebak Lebung di Lempuing Jaya

” Berdoa kepada Allah agar masalah ini dapat dijerninhkan karena ini menyangkut hak warga Indonesia khususnya jamaah calon haji. Permasalahan ini semoga tidak menimbulkan gesekan antara masyarakat dengan pemerintah, ” ungkapnya.

Sambung dia, berandai-andai, apabila dalam waktu dua hari ini pemerintah Arab Saudi memberikan kuota haji untuk Indonesia, misalnya 10.000 jamaah. Kemungkinan juga Indonesia tidak sanggup menyelengarakannya dengan alasan diperlukan persiapan yang matang tidak bisa mendadak-mendadak.

Seperti peralatan koper haji yang digunakan para jamaah hingga saat belum dicetak, penginapan hotel di Mekkah, catering dan sebagainya. Termasuk dalam transportasinya yakni pencarteran pesawat belum juga siap.

BACA JUGA =  Pengedar Narkoba Kayuagung Diringkus, 17 Paket Sabu dan Senpi Disita Polisi

Dia menegaskan, dengan adanya pemberitaan oleh Dubes Arab Saudi ini dan isu lainnya yang mengatakan dana haji telah terpakai untuk keperluan lain, yang jelas jangan sampai merusak ikatan persatuan persaudaraan Indonesia.

” Sebagai jamaah calon haji memohon kepada Allah agar diberikan kesabaran dan ketabahan atas batal berangkat haji tahun ini, ini merupakan takdir Allah, ” ucapnya.

Munawir, berharap ditahun depan semua jamaah haji yang tertunda berangkat berturut-turut dua tahun, dapat berangkat haji ditahun depan secara serempak. Apalagi tempat ibadah haji disana sudah diperlebar. Dengan begitu bisa mengurangi jumlah jamaah yang mengantri untuk berangkat haji.

Sementara itu Kabag Kesra Pemkab OKI, Syamsudin menjelaskan, dengan adanya pembatalan berangkat haji tahun ini oleh pemerintah Indonesia dengan alasan demi melindungi keselamatan para jemaah mengingat situasi pandemi yang belum berakhir. Dan keselamatan jamaah merupakan faktor utama. Sehingga secara otomatis anggaran yang diperuntukkan bagi jamaah calon haji Kabupaten OKI tidak direalisasikan termasuk yang tahun 2020 lalu.

BACA JUGA =  Mencuri TBS Sawit Warga Lempuing Dihukum 2 Tahun Penjara

Dimana setiap tahun Kabupaten OKI memang menganggarkan untuk jamaah calon haji mulai dari manasik, memfasilitasi bus keberangkatan jamaah mulai dari Kabupaten OKI ke embarkasi di Palembang termasuk kepulangannya kembali, serta adanya uang saku bagi jamaah.

” Jadi anggaran untuk memfasilitasi jamaah tahun ini secara otomatis tidak dikeluarkan. Dimana tahun ini dijadwalkan jamaah OKI yang akan berangkat sebanyak 440 orang, ” terangnya. (nis/krw)