17 Rumah Panggung di Tulung Selapan Hangus Terbakar, Diduga Konsleting Listrik

oleh -145 views

Puluhan rumah yang terbakar di Pulau Seribu Desa Tulung Selapan Ilir OKI hanya menyisakan puing-puing. Foto : Istimewa

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat) – Sebanyak 17 unit rumah panggung di Kampung Pulau Seribu Desa Tulung Selapan Ilir Rt IV dan Rt VII Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) hangus terbakar.

Peristiwa itu terjadi Senin (10/5/2021) sekira pukul 01.30 Wib, dengan cepat api menyambar rumah panggung yang terbuat dari kayu hingga tak tersisa hanya meninggalkan puing-puing saja.

BACA JUGA =  Siapkan Tenda Pengungsian Antisipasi Banjir, Selalu Pantau Ketinggian Air Sungai

Dikatakan Kapolsek Tulung Selapan AKP Eko Suseno SH, asal mula api diduga berasal dari rumah Helmi alias Dangkuk lalu menjalar ke rumah-rumah lainnya. Dimana rumah tersebut kosong dan bagian atasnya ada sarang walet. Apalagi rumah-rumah tersebut sangat berdekatan dan terbuat dari kayu. Maka api sangat cepat menjalar dan membesar.

” Penyebab kebakaran diduga karena konsleting listrik dari salah rumah warga hingga menghanguskan puluhan rumah. Api baru bisa dipadam sekira pukul 05.00 Wib, “ungkapnya.

BACA JUGA =  Iklan ucapan selamat 4 tahun Kepemimpinan H2G di Mura dari DPRD Mura

Dalam peristiwa itu, sejumlah warga memadamkan api dengan alat seadanya, hingga hampir pagi baru padam. Sejumlah warga yang menjadi musibah kebakaran tersebut mengungsi di rumah-rumah warga sekitarnya. Adapun kerugian material ditafsir senilai Rp 1,5 Miliar lebih.

” Saat ini warga mencari harta benda mereka di sisa puing-puing rumah yang terbakar. Tim kita juga masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran, ” jelas Eko.

BACA JUGA =  Curi Sarang Burung Walet, 2 Pemuda Diamankan

Diterangkan, belasan rumah yang terbakar itu adalah milik Helmi Als Dangkuk bin Tobroni (asal api), Bayumi, Sudiro, Jidol, Seroten, H Sebanyu, Sumi, Rasip, Kasa, Sinar, Subuh, Herman, Dulamit, Mul, Sulen, Tupit dan Deker.

” Dalam peristiwa kebakaran itu tidak ada korban jiwa hanya kerugian material Rp 1, 5 Miliar dan 94 warga yang rumahny berada di pinggir sungai terbakar ini mengungsi, ” pungkasnya. (nis/krw)