Breaking News
Home / Nasional / Waduh..! Gubernur Bekerja Keras Sosialisasikan Asian Games 2018 Agar Sukses kok Malah Dituding Kampanye

Waduh..! Gubernur Bekerja Keras Sosialisasikan Asian Games 2018 Agar Sukses kok Malah Dituding Kampanye

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, tidak kenal lelah melakukan sosialisasi Asian Games 2018 kepada masyarakat.foto:ist/net.

PALEMBANG (Kabar Rakyat)-Niat baik Gubernur Sumatera Selatan, Ir H Alex Noerdin untuk mensosialisasikan penyelenggaraan Asian Games 2018 ternyata dipandang miring segelintir orang. Bahkan, segelintir orang tersebut menyebut apa yang dilakukan Gubernur merupakan kampanye terselubung berkaitan dengan majunya anak Gubernur, Dodi Reza Alex Noerdin dalam Pilgub Sumsel tahun ini.

       Padahal, sangat jelas dan terang sekali bahwa sosialisasi yang berlangsung di Kota Palembang bahkan di beberapa kabupaten tersebut dilakukan terbuka dan disaksikan ribuan orang.  ‘’Itu tudingan tidak beralasan. Saya beberapa kali menyaksikan sosialisasi Asian Games yang berlangsung di Griya Agung, kediaman Gubernur Sumsel. Tidak ada sama sekali Gubernur menyebut nama anaknya, Dodi Reza agar dipilih dalam pilgub tahun ini. Tidak ada sepatah pun kata Gubernur menyebut nama anaknya. Bahkan dia pun melarang anaknya hadir dalam sosialisasi tersebut,’’ ujar Ketua PWI Sumsel, Ocktap Riady ketika dihubungi wartawan baru-baru ini.

       Menurut Ocktap, dalam setiap sosialisasi yang dia ikuti, dia menyaksikan bagaimana Gubernur Sumsel memaparkan apa pentingnya Sumsel menjadi salah satu tuan rumah penyelanggaran Asian Games. ‘’Gubernur memaparkan dari penyelenggaraan Sea Games, Islamic Solidarity Games dan penyelanggaraan event international lainnya dan terakhir memaparkan perjuangan Sumsel menjadi salah satu kota penyelnggaraan Asian Games. Beliau juga memerintahkan jajarannya memutar video sejarah pembangunan komplek olahraga Jakabaring dan video tentang pembangunan lainnya seperti jembatan musi yang dibangun gara-gara Sumsel menjadi tuan rumah Asian Games,’’ ujarnya.

BACA JUGA =  Polisi Gerebek Panti Pijat Plus. 3 Wanita dan 2 Pria Diamankan

       Jadi, lanjut Ocktap tidak pernah dia melihat dan mendengar Gubernur menyebut nama anaknya yang maju dalam Pilgub 2018. ‘’Janganlah kita menuduh yang tidak kita lihat secara nyata. Lebih dari lima kali saya ikut sosialisasi tersebut. Yang saya lihat bagaimana begitu semangatnya Gubernur memaparkan latar belakang dan tujuan serta apa yang diharapkan dengan penyelenggaraan Asian Games 2018. Gubernur berulang-ulang meminta warga Sumsel mendukung dan menjaga propinsi ini dari kekacauan agar penyelanggaran Asian Games sukses,’’ ujarnya.

       Ocktap justru meminta rakyat Sumsel bersyukur memiliki pemimpin yang memiliki semangat luar biasa buat kemajuan daerah yang dipimpinnya. ‘’Saya melihat Gubernur tanpa lelah terus menerus bercerita tentang Asian Games dan persiapan Sumsel dan apa yang didapat Sumsel. Cerita itu terus menerus diulang Gubernur. Kalau saya bisa bosan dan capek. Tetapi Pak Alex tidak terlihat capek. Semangatnya patut kita banggakan dan seharusnya beliau mendapat penghargaan dari Pemerintah Pusat atas yang dia lakukan,’’ ujarnya.

    

Ketua PWI Sumsel, H Ocktap Riady SH. foto:ist/net.

       Ocktap juga menyatakan, selama dia mengikuti sosialisasi Asian Games, masyarakat yang datang begitu antusias. ‘’Kalau ada kampanye, warga yang datang bukan orang bodoh. Pasti mereka mempertanyakan hal itu. Ini mereka sangat antusias bahkan bertahan sampai acara selesai. Mereka bahkan terharu melihat semangat Gubernur. Begitu acara selesai warga berebut menyalami Gubernur bahkan memeluk beliau. Jadi kalau dituding Gubernur memanfaatkan sosialisasi buat kampanye, masyarakat yang mencintai Alex Noerdin bisa marah. Saya rasa semua yang datang siap menjadi saksi dan membela Gubernur bahwa sosialisasi Asian Games 2018 bukan ajang kampanye,’’ tegasnya.

BACA JUGA =  Alex Noerdin Semangati Ribuan Pelajar Jelang UNBK. Try Out Akbar Diikuti 8.000 Pelajar

       Terkait adanya pemberitaan miring mengenai sosialisasi Asian Games di beberapa media online, Ocktap menilai pemberitaan tersebut melanggar kode etik dan UU Pers karena tidak ada konfirmasi dari pihak Gubernur atau Pemrov Sumsel yang melakukan sosialisasi tersebut.

        Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengatakan sosialisasi penyelenggaraan Asian Games 2018 Palembang harus terus berlanjut supaya menggema ke semua penjuru daerah. ‘’Sosialisasi Asian Games 2018 penting terus dilaksanakan agar masyarakat mengerti akan manfaat pesta olahraga akbar Asia itu,’’ katanya beberapa waktu lalu.

       Menurut Alex, masyarakat belum banyak memahami manfaat pesta olahraga tersebut. Ia bahkan masih mendengar banyak pihak yang berburuk sangka terhadap sosialisasi Asian Games dan dikait-kaitkan dengan kampanye menjelang pilkada. ‘’Ada yang berpendapat sosialisasi Asian Games 2018 hanya untuk kampanye politik,’’ katanya.

BACA JUGA =  Dodi Reza Janji Perhatikan Petani. Akan Distribusi Bibit Unggul, Pupuk dan Bangun Irigasi

       Gubernur juga menuturkan suksesnya Asian Games perlu didukung semua lapisan masyarakat Sumatera Selatan. Mereka juga perlu bersama-sama menjaga suasana kondusif, perdamaian, dan ketentraman di masyarakat.

       Menurut Alex, peran semua lapisan masyarakat Sumatera Selatan sangat penting. Ia berharap masyarakat akhirnya menyadari bahwa menjadi tuan rumah pesta olahraga internasional itu merupakan hal yang membanggakan.

       Alex juga berujar  event olahraga internasional  itu total anggarannya senilai Rp 68 triliun sudah terserap untuk membangun sarana dan prasarana serta fasilitas pendukung Asian Games di Palembang. Jumlah ini berapa kali lipat dibanding Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Sumatera Selatan, yang hanya Rp 8 triliun.

       Dana itu antara lain untuk pembangunan jalur kereta api ringan (light rail transit/LRT), jembatan Musi IV, jembatan layang, dan infrastruktur lain. ‘’Oleh karena itu, pesta olahraga akbar tersebut harus didukung bersama supaya berlangsung sukses. Karenanya saya terus menerus mensosialisasikan Asian Games,’’ujar Alex.

       Sosialisasi Asian Games 2018 di antaranya dilaksanakan di kalangan pelajar, ketua RT, organisasi kemasyarakatan, hingga tenaga medis dan berlangsung di kabupaten lainnya.

       Sebelumnya, segelintir orang meminta Banwaslu Sumsel kerja ekstra mengawasi kemungkinan pemanfaatan evet Asian Games 2018 untuk kepentingan kampanye anaknya gubernur.  Segelintir orang itu mengaku heran, apa urgensinya acara Asian Games disosialisasikan ke tokoh-tokoh daerah. (ok/krw)

Tentang sihaj

Baca Juga

Firdaus Berhasil Ungguli Teguh Santosa, Terpilih Sebagai Ketum SMSI

Firdaus saat memberikan kata sambutan usai terpilih sebagai Ketua Umum SMSI periode 2019-2024.foto:net. JAKARTA (Kabar …

Tinggalkan Balasan