Breaking News
Home / Sumsel / Palembang / Ustadz Das’ad : Jika Bangsa Ini Mau Selamat, Jangan Ada Sogok Menyogok. Ribuan Umat Muslim Hadiri Tabligh Akbar dan Halal Bihalal Maspuro

Ustadz Das’ad : Jika Bangsa Ini Mau Selamat, Jangan Ada Sogok Menyogok. Ribuan Umat Muslim Hadiri Tabligh Akbar dan Halal Bihalal Maspuro

Acara tabligh akbar dalam rangka Halal Bihalal Maspuro dan Milad Harian Pagi Sumatera Ekspres ke-24 yang bekerja sama dengan Pemkot Palembang, Rabu (26/6/2019) di Plaza BKB Palembang. foto:ferry burmansyah/krw.

PALEMBANG (Kabar Rakyat)- Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang dipadati kaum muslimin yang menghadiri acara tabligh akbar dalam rangka Halal Bihalal Maspuro (Majlis Asatidz Peduli Umat Rasulullah) dan Milad Harian Pagi Sumatera Ekspres ke-24 yang bekerja sama dengan Pemkot Palembang. Acara dilaksanakan Rabu (26/6/2019) dan dimulai setelah Isya.

Diiringi qasidah dan irama hadrah serta pembacaan Maulid Dhiyaul Lami’, masyarakat mulai berdatangan menuju pelataran BKB Palembang. Masyarakat yang hadir terdiri dari pria, wanita, tua muda, remaja, dan anak-anak, baik dari majlis ta’lim, ormas Islam, maupun masyarakat luas. Panitia pelaksana acara yang terdiri dari Rubbat Mutawakillin pimpinan Ust Musthofa Abdullah, Majlis Wirid Asy-Syakron, laskar Awwabien pimpinan Ust. Abul Hasan asy Syazili serta para panitia lainnya cukup sibuk mengatur penempatan para tamu yang hadir. Dari Sumeks terlihat jajaran komisaris, pimpinan, Direktur Paltv H Suparno Wonokromo, Komisaris H.Subki Sarnawi, dan yang lainnya berbaur bersama para ustadz Maspura di atas panggung.

Tampak juga para ust. Maspura dan alim ulama Palembang Darussalam yang hadir dalam acara tersebut yakni
Hb. Umar bin Abdul Aziz Syahab, Hb. Gasyim Al Kaf, Hb. Mahdi Syahab, K.H.Nuruddin Mansur, K.H.Umar Said, Ust.Amiruddin Muslim, ust. Abdul Majid Dahlan, Ust. Kms.Muhammad Ali, Ust.Legawan Isa, Ust Abul Hasan asy Syazili serta yang lainnya. Juga dihadiri jajaran pemerintah kota Palembang. Acara semakin semarak pada saat prosesi Qiyam/marhaba (berdiri bersama membacakan sholawat dan salam kepada Rosulullah di iringi Hadroh, red).

BACA JUGA =  Ibu Mertua Alex Noerdin Berpulang

Tepat pukul 20.30 Wib acara resmi dimulai yang diawali dengan kata sambutan pihak manajemen harian pagi Sumatera Ekspres yang disampaikan oleh H.Subki. Dalam kata sambutannya, ia menjelaskan bahwa tujuan pelaksanaan halal bihalal dan Milad Harian pagi Sumeks ini adalah untuk menjemput barakah, maghfirah, dan ridha Allah SWT.

Acara yang kedua adalah tabligh akbar yang diawali oleh ust. Kiagus Sirajuddin (ust King).Dalam Tausiahnya, beliau menyitir Hadis Rasulullah, ” “Barang siapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi”. [Muttafaqun ‘alaihi, red] dan dalam Hadis yang lain juga dinyatakan bahwa, ” orang yang memutuskan silaturahim tidak akan mendapatkan rahmat dari Allah, SWT walau meninggal di depan pintu ka’bah.” (Al Hadis).

BACA JUGA =  Andi Supriyadi, Jabat Kasi BB di Kejari OKI

Jemaah yang memadati Plaza BKB dalam acara halalbihalal Maspuro.foto:ferry.

Tausiah selanjutnya disampaikan oleh Dai muda ust. Kms M. Ali. Dalam tausiahnya, beliau mengajak untuk bersedekah. Namun sebelum acara inti, ada sorban dibentangkan oleh panitia. Diiringi dengan shalawat dan hadrah peserta yang hadir beramai-ramai melemparkan uang ke sorban tersebut sebagai bentuk sedekah demi kemaslahatan umat. Berdasarkan laporan Habib Mahdi dana yang terkumpul malam itu sebanyak 30 juta, ditambah beberapa Ringgit Malaysia, dan riyal.

Acara puncak berupa tausiah yang disampaikan oleh Ust Dr Das’ad Latief, SSos. SAg, MSi, Phd . Da’i yang juga Dosen di Universitas Hasanuddin Makassar ini cukup gamblang dalam menyampaikan tausiah nya dengan sesekali diselipi humor yang disambut gelak tawa para hadirin.

Dalam tausiahnya, Ust Das’ad menyampaikan bahwa, “Jika bangsa ini mau selamat maka jangan ada sogok menyogok, money politics.Jika kita sadar dan tidak mau menerima money politic, maka cukong-cukong politik itu tidak ada artinya buat kita.”

Peraih dua gelar doktor, bidang syariah dan komunikasi ini juga menyampaikan bahwa kita hendaknya masuk Islam secara kaffah, jangan sekedar Islam pencitraan. “Ketika pilpres keluar masuk pesantren mendekati ulama, dan ketika terpilih menangkapi ulama,”selorohnya.

BACA JUGA =  MEDCO E&P Lokalisir Tumpahan Minyak . Buntut Tabrakan Kapal Di Perairan Tanjung Api-Api

Dai asal Sulawesi Selatan ini menyarankan agar selalu mendekati Allah dengan menyempurnakan salat, memperbanyak sedekah. Lebih dalam lagi, ia menyatakan bahwa inti dari halal bihalal adalah persaudaraan. Rusaknya persaudaraan disebabkan oleh kesombongan dan kesombongan datang karena bertambahnya ilmu, harta, serta jabatan.

Lebih jauh, Das’ad menyoroti fenomena yang terjadi pada saat ini berupa maraknya komunitas hijrah, yang terkadang baru 6 bulan belajar (bahkan hanya via Youtube) sudah merasa paling benar dan tidak mau menerima perbedaan serta menyalahkan pemahaman yang berbeda dengan mereka. Hal ini justru akan merusak persatuan dan kesatuan.” Saat ini tidak ada 01 dan tidak ada 02 yang ada adalah 01+02=03 yakni persatuan Indonesia. Pemimpin yang curang akan Allah tunjukkan kecurangannya,” tegas Das’ad.

Setelah selesai tausiah, acara ditutup dengan doa khatam majlis (penutupan majlis) yang dibacakan oleh Habib Umar Abdul Aziz dan dilanjutkan doa ke dua oleh K.H.Nuruddin Mansur. Pukul 23.00 Wib acara berakhir dan peserta yang hadir membubarkan diri dengan terlebih dahulu saling berjabat tangan sebagai wujud halal bihalal dalam bingkai ukhuwah. (ferry burmansyah/krw)

Tentang sihaj

Baca Juga

Santoso SH Dilantik Jabat Kasubag Bin Kejari OKI

Yulia Eka Sari SH MH menyerahkan jabatan kepada Santoso SH. foto:niskiah/krw. KAYUAGUNG (Kabar Rakyat)- Kepala …

Tinggalkan Balasan