Usai ‘Dihabisi’ Mayat Siswa SMK Dibuang Dalam Sumur. Polisi Masih Selidiki Kasus Tersebut

oleh -395 views

Jenazah Rahmad saat dievakuasi dari dalam sumur milik seorang warga Komplek Handayani,  Kec. Talang Kelapa, Banyuasin. foto:ist.

BANYUASIN (Kabar Rakyat) – Seorang pelajar SMK ditemukan tewas di dalam sumur milik salah seorang warga Komplek Handayani, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan,  Jumat (2/8/2019).

Pelajar malang itu bernama Rahmad (17) warga Sukodadi, Kecamatan Sukarami Palembang . Tentu saja adanya penemuan mayat dalam sumur itu membuat heboh warga sekitar.  Mereka dengan cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP)  untuk memastikan korban anggota keluarga mereka atau bukan. Ternyata korban warga disana.

BACA JUGA =  Gelapkan Mobil APV, Mendekam Di Balik Jeruji Besi Polsek Mesuji

Adanya mayat dalam sumur itu pertama kali diketahui Susanti (35) warga sekitar.  Susanti saat itu sedang mencari barang burukan (rongsokan, red). Susanti mencium bau busuk menyengat lalu dia mencari sumbernya.  Ternyata bau busuk itu datang dari dalam sumur.

Awalnya dia mengira ada ayam atau hewan yang mati dalam sumur.  Namun dia sangat terkejut setelah mendapati ternyata dalam sumur ada sesosok mayat pria yang sudah mengembung dan menebarkan aroma tak sedap. Spontan wanita itu berteriak minta tolong dan memberitahu warga dan Ketua RT setempat perihal apa yang baru saja dia lihat. Warga ada yang melapor ke kantor polisi terdekat.

BACA JUGA =  WALIKOTA PRABUMULIH MELANTIK 368 PETUGAS PEMBINA KEAGAMAAN

Taklama datang petugas kepolisian dari Polsek Talang Kelapa. Jenazah pelajar malang itu lalu dievakuasi. Diduga mayat itu sudah tiga hari lalu berada dalam sumur karena kondidinya sudah membusuk dan mengembung.

Dilihat dari kondisi mayat diduga korban tewas dibunuh.  Sebab saat dievakuasi jenazah korban dibungkus selimut dan di dalamnya ada sebagai pemberat agar mayat selalu tenggelam.  Polisi lalu membawa jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk menjalani visum et revertum.

BACA JUGA =  BPS OKI Akan Updating Podes 2019

Kapolsek Talang Kelapa Kompol Irwanto mengatakan orang tuanya pernah melaporkan ke polisi kehilangan anaknya. Petugas kepolisian masih mengusut kasus pembunuhan yang menimpa Rahmad.  (herlan wijaya/krw)