Breaking News
Home / Hukum / Truk Batubara Seruduk 2 Rumah Warga Gunung Megang, 3 Orang Menderita Luka

Truk Batubara Seruduk 2 Rumah Warga Gunung Megang, 3 Orang Menderita Luka

Sebuah truk armada angkutan batu bara (angbara)  menyeruduk dua rumah warga di kawasan Desa Gunung Megang, Kamis (7/6). foto:adrian/krw.

MUARA ENIM (Kabar Rakyat)-Armada truk angkutan batubara (angbara) merupakan momok yang menakutkan bagi masyarakat Kabupaten Muara Enim. Kali ini armada angbara kembali menelan korban. Dua buah rumah rusak berat,  satu orang luka berat, dan dua orang luka ringan ditabrak truk batubara   pukul 03.00 wib Kamis (7/6) dini hari.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan truk angkutan batu bara dengan nopol BG 8515 IA yang dikemudikan oleh Sugiarto warga Belimbing ini berangkat dari Muara Enim menuju  Palembang. Truk  itu bermuatan batubara namun muatannya melebihi kapasitas. Saat  di TKP tiba-tiba truk mendadak keluar jalur perlintasan sehingga menabrak rumah milik Rusmida (55) warga dusun IV Desa Gunung Megang Luar Kecamatan Gunung Megang dan rumah milik Syahrul (48) warga yang sama dengan Rusmida.

BACA JUGA =  Pekka Wujud Partisipasi Masyarakat Dukung Program Pemerintah

Syahrul saat diwawancarai di lokasi kejadian menerangkan truk angbara tersebut menabrak rumah mereka sekitar pukul 03.00 wib. Sebelumnya truk tersebut terlebih dahulu menabrak sebuah tiang PLN hingga roboh dan langsung menyebabkan wilayah tersebut mengalami gelap gulita karena aliran listrik mati total.

Truk tetap nyelonong dan  menabrak kedua rumah milik warga tersebut dan menyebabkan satu orang dari anak Rusmida yang bernama Imam mengalami luka berat . Mungkin Imam mengalami patah tulang dan dua korban lainnya anak dari Syahrul mengalami luka ringan yang diakibatkan ditimpa oleh reruntuhan tembok dan batu bara. “Kejadiaannya sekitar pukul 3 fajar waktu istri saya memasak untuk sahur. Tiba-tiba dinding rumah kami roboh dan ambruk ditabrak truk batubara ini dan dua orang anak saya luka memar akibat reruntuhan tembok dan batu bara yang ada di mobil tersebut,” terang Syahrul yang masih terlihat shok.

BACA JUGA =  Rayakan HUT Ke-43 Kinerja SMBR Semakin Kokoh

Sementara itu korban lainya Rusmida mengharapkan agar pengusaha transportir truk batu bara tersebut bertanggungjawab atas kejadiaan yang menimpa keluarganya tersebut. Mereka minta ganti rugi atas kerusakan rumah mereka serta  biaya pengobagan putra mereka Imam (35) yang mengalami memar pada bagiaan dada dan paha akibat kejadiaan tersebut. “Anak kami (Imam) yang mengalami luka di bagiaan dada dan paha dan dia sekarang sudah di rujuk ke RS Bunda Prabumulih,” pungkas Rusmida. (adrian/krw).

BACA JUGA =  Jumlah Kendaraan Taksi Online Ditentukan Gubernur Bukan Pemilik Aplikator. Permenhub Nomor 118 Solusi Terbaik Semua Pihak Terkait

Tentang sihaj

Baca Juga

Firdaus Berhasil Ungguli Teguh Santosa, Terpilih Sebagai Ketum SMSI

Firdaus saat memberikan kata sambutan usai terpilih sebagai Ketua Umum SMSI periode 2019-2024.foto:net. JAKARTA (Kabar …

Tinggalkan Balasan