Tipu Buat Surat Perpanjangan Kelolah Parkir, Oknum Dishub Kota Palembang Ditangkap

oleh -269 views

Tersangka Yanda Mulyadi. foto:fadil/krw.

PALEMBANG (Kabar Rakyat)-Bagi seorang penipu dia akan menggunakan  segala siasat asalkan tujuan tercapai. Modusnya pun
bermacam-macam. Kali ini dialami Eni Ariantini (39), warga Jalan
Telaga Swidak Kelurahan 14 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, yang hendak
memperpanjang surat izin mengelolah parkir ditipu oknum honorer Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang. Karena telah ditipu maka Eny pun lalu melaporkan kejadian ini ke Polresta Palembang, Selasa (27/2), sekitar
pukul 15.40 Wib.
Kepada petugas, Eni menuturkan kejadian yang dialami terjadi, Jumat (2/2), lalu, sekitar pukul 13.00, di Kafe Kopitiam terletak di
Jalan Rajawali Kecamatan Ilir Timur  I, Palembang.  Saat itu korban bertemu dengan  Yanda Mulyadi (51) warga Jalan Torpedo Sekip Ujung, Kelurahan 20 Ilir Kecamatan Kemuning, Palembang.
Diketahui, Yanda  sudah dikenal Eni (korban) lalu korban meminta tolong kepada terlapor untuk mengurus perpanjangan surat tugas parkir untuk korban yang berada di Jalan Rupit, Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Lingkaran, Palembang.
Kemudian korban memberikan uang kepada Yanda sebesar Rp 10 juta secara bertahap sebanyak 3 kali di tempat kejadian perkara (TKP). 3 hari kemudian surat yang dimaksud selesai dibuat. Lalu terlapor memberikan surat tersebut kepada korban.
Namun  saat korban hendak menyetor uang parkir ke Dishub, baru diketahui kalau surat yang diberikan terlapor ternyata scan alias palsu. ” Saya merasa ditipu pak. Ketika saya hendak membayar di Dishub rupanya surat
yang saya bawa palsu, jadi terpaksa saya laporkan,” ungkap Eni.
Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Kasubag Humas Iptu Samsul membenarkan laporan korban sudah
diterima pihaknya. ” laporan sudah kita terima, atas kasus penipuan.
Laporan akan segera ditindaklanjuti, karena korban mengalami kerugian
Rp 10 juta,”pungkasnya.(fadil/krw).

BACA JUGA =  Buntut Penghadangan Mobil Sosialisasi Kolom Kosong, Panwaslu Prabumulih Terancam Dipolisikan