Tingkatkan Kualitas Baca Alquran, Ponpes Kiai Marogan Gelar Pesantren Ramadhan 3T

oleh -379 views

Suasana pesantren ramadhan di Masjid Al Kautsar Plaju Palembang yang dibuka Kamis, 17 Mei 2018. foto:ist.

PALEMBANG (Kabar Rakyat) – Pesantren Ramadhan yang digelar Pondok Pesantren Tahfidz Kiai Marogan Palembang resmi dimulai , Kamis (17/05) di Masjid Al Kautsar Plaju Palembang. Ketua Panitia, Ustadz Abdul Rahman menyebutkan Pesantren Ramadhan ini mengedepankan 3T (Tahsin, Tajwid dan Tilawah). Acara yang akan berlangsung selama 20 hari ini menurut Alumnus Pondok Pesantren Sabilul Hasanah Banyuasin ini, sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas membaca Alquran bagi santri, khususnya sisi makhorijul huruf, tajwid dan tilawah (lagu murotal).

BACA JUGA =  Pengurus SMSI Kalsel Periode 2019 - 2024 Dilantik. Ketua SMSI Sumsel : Segera Audensi Dengan Gubernur dan Walikota

Selain itu, menurut Ustadz Abdul Rahman, program ini juga untuk memaknai dari keutamaan Ramadhan. Sebab, menurutnya sangat disayangkan bila Ramadhan datang dan berlalu meninggalkan kita begitu saja tanpa ada usaha maksimal dari kita untuk meraihnya dengan melakukan berbagai ibadah dan amal shaleh.

Ustadz Rahman juga menjelaskan, salah satu amalan yang sangat bagus di lakukan di Bulan Ramadhan adalah i’tikaf dan membaca Al Qur’an. I’tikaf secara bahasa adalah berdiam diri sedangkan secara istilah adalah menetap di masjid dengan tata cara yang khusus dan dengan disertai niat.

BACA JUGA =  Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan, Guna Mencegah Penularan Covid-19

Program I’tikaf berjamaah di bulan penuh hikmah ini merupakan ajakan kepada semua kaum muslimin untuk menggunakan kesempatan Ramadhan dengan beri’tikaf secara bersama-sama di suatu masjid disibukkan dengan mempelajari Al Qur’an melalui metode 3T yaitu Tahsin, Tajwid dan Tilawah. “Dengan program ini diharapkan timbul kesadaran dari diri masing-masing untuk terus menerus meraih yang terbaik di bulan yang paling baik yaitu bulan ramadhan,” ujarnya.

BACA JUGA =  Terlibat Perencanaan Pembunuhan Sadis, Warga Desa Pinang Mas Dituntut 10 Tahun Penjara

Acara yang diikuti 50 santri ini menghadirkan Ustadz Hasby Ashidiqy, (metode menghafal dengan 7 irama imam masjidil harom), Ustadz Zakaria Anshori Al Hafidz, STh.I (Motivator Alquran), Ustadz H Ahmad Fauzan Yayan,SQ, Ustadz Imron Supriyadi,SAg, MHum, pengelola Rumah Tahfidz Rahmat Palembang dan dosen jurnalistik di Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang. Ustadz Rahman, berharapkan melalui kegiatan ini akan ada peningkatan pemahaman, khususnya dalam lagu membaca Al-quran (Murotal) dan tajwid. (rel/krw).