TIGA PENDUKUNG PASLON MINTA PILKADA MUARA ENIM DIULANG. SALAH SATU CALON DIDUGA MELAKUKAN POLITIK UANG

oleh -489 views

Massa tiga paslon nomor urut 1, 2 dan 3 menggeruduk Kantor Panwaslu Muara Enim, Kamis (28/6). foto:adrian/krw.

MUARA ENIM (Kabar Rakyat)-
Kecewa dengan hasil penghitungan suara Pilkada Muara Enim dengan hasil Quick Count yang menyatakan Paslon nomor 4 yakni A. Yani berpasangan dengan Juarsa, menang membuat ribuan massa mendatangi kantor Panwaslu Kabupaten Muara Enim untuk menuntut usut tuntas dugaan money politik dan tuntut Pilkada ulang, Kamis (28/6).

BACA JUGA =  BESOK, TIGA MASSA PASLON AKAN KEMBALI GELAR AKSI DEMO DI KANTOR PANWASLU MUARA ENIM

Aksi massa yang di lakukan di depan kantor Panwaslu Muara enim dijaga ketat oleh ratusan anggota Polres Muara Enim yang dipimpin langsung oleh Waka Polres Muara Enim dan anggota TNI serta satuan Polisi Pamong praja .

Massa yang tergabung dari ketiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim diantaranya calon nomor urut 1,2 dan 3 bersama sama mengeruduk kantor Panwaslu Muara Enim dengan tuntutan, meminta Pilkada ulang dan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum karena adanya dugaan kuat permainan money politic dari salah satu paslon. Selain itu adanya indikasi permainan oknum Panwaslu yang ikut membagikan uang kepada masyarakat.

BACA JUGA =  Pemungut Bola Golf Mencuri Tas Berisi Uang Ribuan Dollar. Tersangka Diringkus dan Dihadiahi 2 Butir Timah Panas

Menurut salah satu  pendemo saat orasi yang mewakili salah satu Paslon mengatakan pihaknya bukan tidak menerima kekalahan, tapi dengan adanya kecurangan dan adanya pembiaran oleh Panwaslu terhadap laporan yang telah dimasukan ke Panwaslu oleh beberapa  tim pemenangan Paslon .
“Kami menuntut agar hasil pilkada Kabupaten Muara Enim diulang dan dibatalkan karena adanya dugaan politik uang . dan juga adanya pelanggaran pilkada yang dilakukan secara masif dan terstruktur oleh pemenang pilkada,”ujar pria itu penuh semangat.

BACA JUGA =  Sedang Susun Kotak Duku Warga Tanjung Lubuk Ditikam Hingga Tewas. Terdakwa Diancam Pasal Pembunuhan Berencana

Yonea menambahkan, kedatangan mereka adalah agar supaya Panwaslu Kabupaten Muara Enim menindaklanjuti adanya kecurangan yang ada. “Kami tidak akan berhenti melakukan aksi ini sampai persoalan ini di tuntaskan,”katanya.(adrian/krw).