Breaking News
Home / Sumsel / Muara Enim / TIDAK DAPAT SURAT PEMBERITAHUAN DARI KPU, RS RABAIN MUARA ENIM KEWALAHAN LAYANI PARA CALEG YANG INGIN TES KESEHATAN

TIDAK DAPAT SURAT PEMBERITAHUAN DARI KPU, RS RABAIN MUARA ENIM KEWALAHAN LAYANI PARA CALEG YANG INGIN TES KESEHATAN

Para peserta Caleg Muara Enim terlihat menunggu antrian  tes kesehatan di RS Rabain Muara Enim, Selasa,(10/7). foto:adrian/krw.

MUARA ENIM (Kabar Rakyat)-
Pihak Rumah Sakit Umum Daerah HM Rabain Muara Enim mengeluhkan atas sikap KPU yang dinilai diam dan melimpahkan semua urusan tes kesehatan para peserta caleg tanpa memberitahu terlebih dahulu.

Akibat hal itu, pihak rumah sakit merasa kewalahan dalam melayani para caleg yang ingin tes kesehatan yang datang secara berduyun-duyun seperti pasar tumpah. “Kami dengar di media online bahwa di Sumsel ada empat RS yang dirujuk untuk melayani tes tersebut, tapi jujur sampai sekarang kami tidak mendapat surat pemberitahuan sama sekali dari KPU,”  terang Kabag TU RSUD HM Rabain Muara Enim, S. Oku Asmana Skm MKes saat di temui KabarRakyat.Website, Selasa (10/07)

BACA JUGA =  Nelayan Asal Desa Upang Banyuasin, Edarkan Sabu di OKI Diciduk Anggota Reserse Narkoba

Diterangkan Oku, saat ini pihak nya kewalahan dalam melayani pemeriksaan kesehatan, narkoba, dan psikologi. “Awalnya lancar, karena hanya caleg dari Muara Enim, tapi seterusnya kami kewalahan karena yang datang itu sangat banyak hingga ratusan yang datang untuk melakukan tes dari berbagai Kabupaten dan Kota. Kami disini cuman hanya ada satu dokter psikologi, jadi sangat tidak mungkin untuk melayani caleg yang sangat banyak tersebut,” ujar Oku

BACA JUGA =  Buntut Penghadangan Mobil Sosialisasi Kolom Kosong, Panwaslu Prabumulih Terancam Dipolisikan

“Dokter kami memeriksa itu harus dalam keadaan fit dan tenang, tapi bagaimana mau fit dan tenang kalau sampai digedor dan ditendang di rumah untuk disuruh memeriksa, sedangkan pelayanan yang lain harus dilayani,” tambahnya.

Oku meminta agar pihak KPU  dapat berkordinasi dengan pihak rumah sakit. “Dokter kita tidak mau sembarangan mengeluarkan hasil sembarangan, memang benar-benar diperiksa secara rinci, kalau terbukti mengandung narkoba atau yang lain tidak kita tutupi,” tegas Oku.

Sementara, Kepala Bagian Devisi Teknis KPUD Muara Enim, Ahyaudin mengatakan pihaknya tidak memiliki wewenang untuk memberitahu Rumah Sakit, pihaknya hanya memberitahu Parpol. “Berdasarkan ketentuan PKPU nomor 20, para caleg dapat memeriksakan ke Puskesmas atau rumah sakit pemerintah yang memenuhi syarat. Nah untuk mengetahui rumah sakit tersebut memenuhi syarat atau tidak KPU RI mengirim surat ke Ikatan Dokter Indonesia (IDI), IDI mengeluarkan nama rumah sakit yang memenuhi syarat. Jadi wewenang itu ada di IDI. Wewenang kita hanya memberitahu para caleg, kalau mereka mau tes dimana silahkan, kita tidak menghalangi,” terang Ahyaudin. Jika rumah sakit,lanjut Ahyaudin, kenapa KPU tidak memberitahu pihak rumah sakit, itu memang bukan tugas KPU. (adrian/krw)

BACA JUGA =  PULUHAN RUMAH RUSAK DITERJANG ANGIN PUTING BELIUNG. TERJADI DI DUA DESA KABUPATEN MUARA ENIM

Tentang sihaj

Baca Juga

Firdaus Berhasil Ungguli Teguh Santosa, Terpilih Sebagai Ketum SMSI

Firdaus saat memberikan kata sambutan usai terpilih sebagai Ketua Umum SMSI periode 2019-2024.foto:net. JAKARTA (Kabar …

Tinggalkan Balasan