Breaking News
Home / Sumsel / Banyuasin / Ternyata Sopir Gocar yang Hilang itu Telah Tewas Dibunuh Perampok. 2 Tersangka Pelaku Dibekuk, Satunya Tewas Ditembak

Ternyata Sopir Gocar yang Hilang itu Telah Tewas Dibunuh Perampok. 2 Tersangka Pelaku Dibekuk, Satunya Tewas Ditembak

Foto terakhir Tri Dwiyantoro bersama istri dan anaknya saat menghadiri undangan pada 12 Februari 2018. Tri hilang pada 15 Februari 2018.foto:ist.

PALEMBANG (Kabar Rakyat) –  Tri Dwiyantoro (44), sopir taksi online , Gocar yang telah sebulan lebih dilaporkan hilang oleh pihak keluarganya, ternyata sudah tewas diduga dibunuh perampok. Nahasnya saat ditemukan  jenazahnya di Parit 6, Desa Muara Sungsang, Kecamatan Sungsang, Kabupaten Banyuasin, Jumat (30/3/2018) yang tersisa hanya tulang belulang saja.

Polisi mengumpulkan kerangka tulang belulang yang diduga milik korban Tri Dwiyantoro untuk diperiksa. foto:ist.

Petugas perlu kerja keras untuk memastikan bahwa kerangka tulang belulang itu memang jenazah Tri yang hilang sejak mengantar penumpangnya ke Kenten Laut. Sebab jenazah itu  tidak bisa dikenali lagi secara fisik.
Sekedar mengingatka , awal kejadian  pada 14 Februari 2018 malam, korban Tri mendapatkan order di kawasan Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang. Penumpangnya ada 4 orang. Tujuan mereka ke daerah  Kenten Laut, dan diantar lewat Jalan HM Noerdin Pandji.  Diduga saat dalam perjalanan  salah seorang pelaku menjerat leher korban dari belakang kursi pengemudi hingga korban tewas.

BACA JUGA =  Warga Talang Jambe Tewas Dibunuh Perampok yang Nyatroni Rumahnya Di Siang Bolong. Motor Satria dan Sebuah Dompet Raib

Setelah tewas lalu mayat korban dibawa dibawa sekitar 20 kilometer untuk dibuang ke rawa-rawa. Setelah itu para pelaku kabur dengan membawa mobil korban.

Sementara istri korban yang mengetahui suaminya tidak pulang dan handphonenya tidak bisa dihubungi lagi lalu melapor ke Polresta Palembang. Namun dua pekan setelah melapor polisi belum menemukan petunjuk. Mereka kesusahan untuk mengungkap kasus hilangnya alumni Jurusan Biologi Fakultas MIPA, Universitas Sriwijaya (Unsri) angkatan 1993 ini.
Petunjuk mulai didapat ketika diketahui ponsel korban Tri  dijual di salah satu konter ponsel di mall Internasional Plaza (IP) Palembang. Maka Tim 1 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel dipimpin Kompol Anthoni Adhi, mulai bergerak melakukan penyelidikan.

BACA JUGA =  Oknum Pegawai Lapas Jambi Masuk Jaringan Pengedar Narkoba Antar Provinsi. Diringkus Satres Narkoba Polda Sumsel

Tim I Jatanras Ditreskrimum  Polda Sumsel dan anggota Polsek Lalan pose dengan salah tersangka pembunuh Tri. foto:ist.

Pengalaman dan keuletan Anthoni Adhi beserta anak buahnya membuahkan hasil . Dua tersangka pembunuh Tri  berinisial BY dan PM berhasil dibekuk. Namun seorang tersangka BY  yang merupakan otak dari rencana jahat tersebut terpaksa diberondong peluru karena berusaha kabur saat akan ditangkap.

Sedangkan tersangka PM yang membunuh korban Tri, tewas ditembak. BY saat ini masih dirawat di IGD RS Bhayangkara karena luka tembak yang dideritanya cukup parah.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Slamet Widodo menjelaskan, masih dua tersangka pelaku yang masih dalam pengejaran petugas. “Jasad korban yang kondisi tinggal tulang belulang  harus melalui serangkaian tes Ante Mortem dan Post Mortem yang dilakukan oleh Tim Forensik RS Bhayangkara Palembang . Hasilnya nanti tahu apa itu tulang belulang korban apa bukan,” ujar Slamet, Jumat (30/3). Namun perwira tiga melati itu belum bisa mengatakan motif pembunuhan tersebut. (fdy/krw)

BACA JUGA =  Terganjal Kasus Tanah 'Sejengkal' Proyek Perumahan Rakyat di Talang Jambe Mangkrak Setahun Lebih

Tentang sihaj

Baca Juga

PT Gojek Indonesia Beri Bantuan Kepada Mitranya yang Mengalami Musibah

,Regional Consumer Engagement Manager Gojek Palembang, Christina Anggraeni saat memberikan bantuan kepada keluarga Asnawi. foto:jauhari/krw. …

Tinggalkan Balasan