Ternyata Ini Alasan Dia Membunuh Aan, Penjaga Malam Pasar Perumnas Sako

oleh -783 views

Tersangka Doni saat menyerahkan diri ke Polresta Palembang, Rabu malam. foto: erni/ist.

PALEMBANG (Kabar Rakyat)-Merasa tidak tenang hidup dalam pelarian dan menjadi buronan polisi membuat Doni Arrasidi CP (35) warga Jalan Lematang VI  RT 30 RW 08 Kelurahan Lebong Gajah Kecamatan Sematang Borang, Palembang akhirnya menyerahkan diri ke Mapolresta Palembang, pada Rabu (16/5) malam. Doni merupakan pelaku pembunuhan terhadap korban M Raya alias Aan (37), seorang penjaga malam Pasar Perumnas Sako Palembang pada Selasa  (15/05/2018) lalu.

Saat datang  menyerahkan diri ke Polresta Palembang Doni ditemani pihak keluarga dan kuasa hukumnya , Advokat Rohman Hasyim SH MH. “Benar, kedatangan kami kesini menyerahkan klien kami bernama Doni, yang telah melakukan penusukan di bagian pinggang kanan terhadap korban Aan hingga meninggal dunia. Itikad baik keluarga pelaku yang menyerahkan tanggungjawab ini kepada kami selaku kuasa hukumnya dan kami serahkan sepenuhnya tersangka kepada penyidik,” kata Rohman kepada wartawan.

BACA JUGA =  Jasad Reza Ditemukan Warga Mengapung di Sungai Waru. Tim Basarnas Evakuasi Jasad Korban Ke Rumah Duka

Dikatakan Rohman, menurut kliennya, musibah ini terjadi spontan. Dimana keduanya  sama-sama melintas di Jalan Brigjen Hasan Kasim Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni, Selasa (15/5) pukul 07.00 WIB. Saat itu korban dan pelaku sama-sama menggunakan sepeda motor.

Rupanya sebelum penusukan yang menewaskan Aan itu telah terjadi keributan antara korban dan pelaku Doni. Namun apa masalahnya itu belum jelas. Aan (korban), masih menurut Rohman, sempat melukai kepala Doni dengan cara membacokkan pisaunya ke bagian kanan kepal pelaku (Doni). Lalu korban Aan kabur dengan sepeda motornya.

BACA JUGA =  Mencuri di PN Klas 1 Palembang, Kedua Pelaku Dapat 'Hadiah' Timah Panas Petugas

Tidak terima, diperlakukan begitu, Doni (pelaku) mengejar korban dengan sepeda motornya. Tiba di TKP dia langsung menabrakkan motornya hingga keduanya sama-sana jatuh dari motor. Namun korban sepertinya tidak sigap sedangkan Doni langsung bangkit dan menikamkan pisaunya ke pinggang korban. Karena tikaman itu sangat dalam darah mengucur deras dari luka korban yang berakibat korban akhirnya tewas.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIk SH didampingi Kanit Pidum, Iptu Tohirin membenarkan adanya penyerahan tersangka. “Pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif. Motif pembunuhan itu masih dalam pemeriksaan,” ujar Yon Edi.

BACA JUGA =  Pengendara Dihadang Pria Bersenpi Di Simpang Empat Charitas. Merasa Terancam Agus Lapor Polisi

Sekedar mengingatkan seorang penjaga malam Pasar Sako, M Raya alias Aan (37) warga Jalan Letnan Simanjuntak Kelurahan Pahlawan Kecamatan Kemuning tewas dibunuh. Aan meninggal dengan pisau yang masih tertancap di bagian kanan pinggangnya. Dia ditikam seseorang (Doni) ketika berada di Jalan Musi Raya, Kelurahan Sialang, Kecamatan Sako, Selasa (15/5) sekitar pukul 07 00 WIB. (fadil/krw)