Breaking News
Home / Uncategorized / Terkait Advise Planning, Polisi Panggil 3 Instansi. Kasus Pembangunan Hotel Ibis dengan Tersangka Gunawati Thamrin Berkasnya Masih P-19

Terkait Advise Planning, Polisi Panggil 3 Instansi. Kasus Pembangunan Hotel Ibis dengan Tersangka Gunawati Thamrin Berkasnya Masih P-19

 

Bangunan Hotel Ibis di Jalan Letkol Iskandar yang berujung direktur utamanya, Gunawati menjadi tersangka. foto:ist/net.

PALEMBANG (Kabar Rakyat) – Berkas perkara dengan tersangka Gunawati Thamrin kasus dugaan pelanggaran pasal 46 ayat (1) UU Nomor 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung terkait pembangunan Hotel Ibis di Jl Letkol Iskandar Kelurahan 15 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) 1 Palembang hingga kini masih P-19.

Penyidik diminta melengkapi berkas perkara ini yang dikembalikan beserta petunjuk, untuk itulah mulai awal pekan depan penyidik unit pidsus Satreskrim Polresta Palembang bakal kembali melayangkan pemanggilan terhadap sejumlah saksi. “Benar, kita bakal kembali melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi diantaranya tiga instansi yang berwenang dalam mengeluarkan perizinan terkait pendirian pembangunan Hotel Ibis ini,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara,SIk,SH,MH melalui Iptu Hary Dinar,SH, di ruang kerjanya, Selasa (8/5).

BACA JUGA =  Akhirnya Sidang Perdana Praperadilan Gunawati Thamrin Kepada Penyidik Polresta Palembang Digelar

Ketiga instansi yang bakal kembali dimintai keterangan berkaitan dengan pemberian advise planning pada pendirian hotel Ibis itu meliputi Dinas Tata Kota, Dinas Perhubungan dan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Kota Palembang.

Dijelaskan Hary, advise planning ini merupakan cikal bakal sebelum akhirnya dikeluarkannya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dimana di salah satu butir advise planning ini disebutkan adanya kewajiban pemilik bangunan untuk menyediakan garis sepadan bangunan, mundur 8 meter dr sisi jalan Letkol Iskandar.

BACA JUGA =  Febuar Desak Pemkot Bertindak Tegas Terkait Polemik Pembangunan Hotel Ibis Palembang

Namun, faktanya ternyata kontruksi bangunan basement kurang dari 1,5 meter dari badan jalan dan sangat mepet dengan jalan rupit dan Jalan Letkol Iskandar, tak hanya itu akibatnya terjadi retakan pada bangunan yang ada di sekitar yang diakibatkan pekerjaan konstruksi yang dilakukan. “Khusus kepada ketiga instansi ini nantinya bakal dimintai penjelasan seputar masalah advise planning ini bagaimana sampai bisa dikeluarkan hingga hal-hal yang prinsip lainnya,” jelasnya.

BACA JUGA =  Berkas Gunawati Thamrin Dilimpahkan ke Kejari Palembang

Sementara dalam perkembangannya kasus ini jumlah saksi yang telah diperiksa lebih dari 10 orang selain instansi terkait juga telah dimintai keterangan para pemilik bangunan yang dirugikan atas pembangunan hotel Ibis termasuk pemeriksaan terhadap tersangka Gunawati Thamrin.

Gunawati Pandarmi Thamrin selaku tersangka kasus dugaan pelanggaran pasal 46 ayat (1) UU Nomor 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung terkait pembangunan Hotel Ibis di Jl Letkol Iskandar Keluraham 15 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) 1 Palembang.(fadil/krw)

Tentang sihaj

Baca Juga

Tertibkan Aset Desa, Operator Aset Desa Muaraenim Ikuti Bimtek SIPADES

Para peserta bimtek Sipades dari Kabupaten Muaraenim di Hotel Beston Palembang. foto:dian anggraini/krw. PALEMBANG  (Kabar …

Tinggalkan Balasan