Takut Ditangkap Petugas Karena Lakukan Pungli, Aprianto Nekat Melompat Ke Sungai Lematang

oleh -586 views

Tim BPBD Muara Enim sedang menyusuri Sungai Lematang untuk mencari tubuh Aprianto yang nekat terjun ke sungai menghindari petugas. foto:ist.

MUARA ENIM (Kabar Rakyat)- Panik saat petugas mengejar karena diduga telah melakukan pungutan liar (pungli) di Jalan Lintas Pendopo (10/6), Aprianto (35) warga Dusun 3 Desa Teluk Lubuk, Kecamatan Belimbing, nekat menceburkan diri ke Sungai Lematang, Senin (11/6).

Aksi pungli yang kerap Aprianto ini lakukan ialah di sekitaran jembatan, di Jalan Teluk Lubuk,Keacamatan Belimbing, Muara Enim. Namun saat dia sedang melakukan pungli di jalan dipergoki petugas yang sedang melakukan patroli pengamanan lalu lintas mudik.

BACA JUGA =  16 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Penyerangan Polisi di Empat Lawang. Provokator Masih Diburu Petugas

Ketika petugas datang Aprianto kaget dan langsung lari untuk menghindari kejaran petugas. Namun saat didatangi petugas diduga ia panik dan terdesak dia nekat menantang maut dengan terjun ke Sungai Lematang, hingga hanyut dan tak kunjung ditemukan.
Petugas yang sedang melakukan pengejaran melaporkan kejadian tersebut ke tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim.

Petugas BPBD kemudian langsung menerjunkan tim pencarian untuk menyelamatkan atau mengevakuasi korban. Kepala BPBD Muara Enim, Tasman mengatakan, tim sudah tiba mengecek lokasi bawah jembatan Teluk Lubuk bergabung dengan tim Polsek Gunung Megang. “Kita juga telah meminta bantuan tim Basarnas Palembang guna mencari korban,” kata Tasman.

BACA JUGA =  Drainase Senilai Rp731 Juta, Baru Sebulan Selesai Dikerjakan Sudah Ambrol

Hingga saat ini, Tasman mengatakan upaya pencarian seluruh tim yang dikerahkan masih belum membuahkan hasil. “Korban sampai saat ini belum ditemukan, diduga korban terbawa deras arus sehingga kami kesulitan menyelamatkan ataupun mengevakuasi korban,” ujarnya. (adrian/krw)