Syekh Ahmed Ibrahim AL-Astal Ceritakan Kondisi Rakyat Palestina di Hadapan Jemaah Masjid Agung

oleh -286 views

Syekh Ahmed Ibrahim Al Asta, daro Negara Palestina (pakai syal) dihadapan jemaah Masjid Agung di Muara Enim, Senin (21/5).  foto:adrian/krw

MUARA ENIM (Kabar Rakyat)- Di awal bulan puasa Ramadhan 1439 H, umat muslim di Kabupaten Muara Enim kedatangan tamu istimewa dari Negara Palestina, yakni Syekh Ahmed Ibrahim Al Astal. Kedatangan Syekh ini disambut hangat masyarakat Bumi Serasan Sekundang.

Dihadapan ratusan jamaah di Masjid Agung Muaraenim, Senin (21/5), Syekh Ahmed menceritakan situasi terkini di Numi Palestina. Dirinya juga menyampaikan kesulitan-kesulitan yang dihadapi warga Palestina untuk mempertahankan tanahnya. Juga bagaimana perlawanan yang dilakukan untuk menjaga Masjid Al-Aqsa.

BACA JUGA =  FIELD TRIP SKK MIGAS MENINJAU TANAMAN OBAT HERBAL  DI DESA GAJAH MATI. BINAAN PT MEDCO INDONESIA

Dirinya juga mengungkapkan jika saat ini warga Palestina tengah sedang dilakukan Masirah Audah Al-Kubro, atau yang juga kerap disebut The Great Return March (GRM) atau Palestinian Day. Yaitu aksi damai yang dilakukan ribuan warga Palestina untuk menuntut hak kembali para pengungsi yang diusir keluar dari Gaza. “Sekarang ini ada Masirah Audah Al-Kubro, yaitu kembalinya orang-orang yang berada di luar Gaza agar bisa menolong orang-orang yang ada di Gaza. Namun upaya itu lagi-lagi dilarang oleh Israel,” ungkap Syekh Ahmed Ibrahim.

BACA JUGA =  Sempat Lempar Sabu-sabu ke Semak-semak, Warga Sungai Menang Berhasil Diamankan

Sebagai sesama muslim, lanjutnya, hendaknya dapat saling menolong dalam bentuk apapun. “Kita membantu dengan doa, harta atau memberi pemahaman yang baik kepada saudara dan anak-anak kita agar mereka dapat mencintai warga Palestina dan Masjid Al-Aqsa,” urainya.

Syekh Ahmed Ibrahim juga menceritakan sulitnya media massa Palestina mendapatkan informasi. Bahkan saat GRM dilangsungkan, ungkapnya, ada dua wartawan yang menjadi korban serangan tentara zionis Israel.

BACA JUGA =  Danramil 02/Sungsang Kodim 0430/Banyuasin Dampingi Bupati Banyuasin Rapat Koordinasi di Sentra Kelapa DesaTelok Payo

Dirinya juga menceritakan jika Masjid Al-Aqsa, saat ini hanya boleh dimasuki oleh orang Palestina yang umurnya di atas 60 tahun. Sementara orang lain dilarang memasukinya. “ Namun aturan itu tidak berlaku untuk muslim dari negara lain, dengan ketentuan membawa visa,” paparnya.(adrian/krw)