Suami Istri Tewas Akibat Tertimbun Longsoran Tambang Batubara

oleh -347 views

Salah satu jenazah korban saat dibawa warga untuk dimakamkan di taman pemakaman umum Desa Paduraksa Kecamatan Tanjung Agung,  Muara Enam,  Sumatera Selatan.                      foto: adrian/krw.

MUARA ENIM (Kabar Rakyat)-Sepasang suami istri, Hermi dan Rahmi,  menghembuskan napas terakhir setelah tertimbun longsoran tambang batubara yang terletak di Daerah Pulau Panggung Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim. Diduga tambang tersebut merupakan tambang ilegal. Kedua korban yang merupakan warga Desa Paduraksa dusun 1 Kecamatan Tanjung Agung ini meninggal karena terhimpit reruntuhan, Rabu (11/07) sekitar pukul 14.00 Wib.

BACA JUGA =  PMI OKI Bagikan 1000 Masker

Ita, salah seorang tetangga korban, menjelaskan sebelumnya kedua korban dalam keadaan sehat, tidak terdengar keluhan kalau mereka sakit. Namun saat kejadian nyawa dua orang tersebut tidak dapat tertolong lagi, yang laki-laki meninggal di tempat kejadian perkara (TKP)  sedangkan istrinya meninggal setelah di bawa ke rumah sakit. “Iya orangnya keliatan sehat, badannya gemuk tinggi yang wanita . Kami tidak menyangka kalau nasibnya akan jadi seperti ini. Ketika ditemukan jasad laki-lakinya mengeluarkan cairan warna putih dari hidung,” ujarnya saat bincangi di rumah duka, Kamis (12/07).

BACA JUGA =  Pembunuh Istri Mantan Pejabat PT Mitra Ogan Ditembak. Membunuh Karena Dendam Tidak Dipinjami Uang

Atas kejadian itu,  kabarnya pihak pemilik lahan tambang batubara itu akan menanggung semua biaya, baik itu biaya penguburan sampai biaya seratus hari.

Sementara, saat di temui Kepala Desa Paduraksa, Emran Aman membenarkan bahwa kedua korban merupakan warga desanya. Namun hingga saat ini belum ada laporan terkait hal itu. “Iya mereka warga kita, saat kejadian saya sedang tidak ada di tempat karena sedang berada di Muara Enim untuk mengurus berkas,” terang Emran.(adrian/krw).

BACA JUGA =  Ribuan Massa Antar Sarimuda-Rozak Daftar ke KPU. Didukung 3 Partai, Berkas Dinyatakan Lengkap