Breaking News
Home / Sumsel / Palembang / SMPN 10 PALEMBANG PERTAMA DI SUMSEL TERAPKAN UJIAN GUNAKAN SMARTPHONE ANDROID. SMPN UNGGULAN BERBASIS IMTAQ

SMPN 10 PALEMBANG PERTAMA DI SUMSEL TERAPKAN UJIAN GUNAKAN SMARTPHONE ANDROID. SMPN UNGGULAN BERBASIS IMTAQ

Setiap hari siswa siswi dan dewan guru SMPN 10 Palembang,  solat berjamaah di halaman sekolah. foto:net.

PALEMBANG (Kabar Rakyat) -SMPN 10 Palembang terletak di Jalan Rudus Sekip Ujung Palembang.  Sekolah unggulan ini bersebelahan dengan SMPN 9, yang juga merupakan sekolah unggulan. Setiap pagi hari Jalan Rudus macet,  karena kendaraan orang tua yang mengantar anaknya ke sekolah. Seharusnya saat jam pulang arus kendaraan di jalan itu sama macetnya.  Ternyata tidak. Arus kendaraan tidak sepadat dan semacet saat pagi hari.  Mengapa?

Ternyata SMPN 9 siswanya pulang lebih awal sedangkan siswa SMPN 10 baru pulang setelah selesai solat ashar berjamaah.  Jadi mereka pulang hampir pukul 16.00 Wib. Hal ini terjadi tiap hari, dari Senin hingga Jumat. Sabtu siswa libur.

Menurut Kepala SMPN 10 Palembang,  Tony Sidabutar, MPd, salah satu keunggulan SMPN 10 Palembang adalah berbasis IMTAQ . Hal ini sejak ditetapkan sebagai salah satu sekolah unggulan di Kota Palembang tepatnya pada saat pembukaan MTQ tingkat SMP/MTs se-Kota Palembang pada bulan September 2016 lalu. Saat itu Walikota  Palembang,  H Harnojoyo langsung menyerahkan SK Walikota  Penetapan Sekolah Unggulan Berbasis IMTAQ kepada Tony Sidabutar selaku  Kepala SMPN 10 Palembang.

BACA JUGA =  Tragis!!!! Dua Wartawan di Sumut Tewas Dibunuh Secara Sadis. PWI Pusat Minta Kapolri Usut dan Tangkap Pelaku

Kepala SMPN 10 Palembang, Tony Sidabutar,  MPd. foto:sihat judin/krw

Masih menurut Tony, selain anak didiknya dibekali ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) mereka juga diisi kerohaniannya dengan basis imtaq tadi.  “Setiap hari mereka (anak didik) itu solat berjamaah,  mulai solat sunat dhuha,  solat dzuhur dan terakhir solat ashar. Ada juga taddarus Alquran,”jelas Tony kepada Kabar Rakyat di ruang kerjanya  Makanya para siswi SMPN 10 hampir semuanya berhijab dan mengenakan rok panjang dan juga baju lengan panjang.  Paling satu dua orang siswi yang tidak berhijab karena mereka memang non muslim.

Di masa kepemimpinan Tony,  SMPN 10 mengalami perkembangan pesat baik dari prestasi belajar anak didik maupun penambahan bangunan sarana dan prasarana belajar mengajar.  ” Dulu SMPN 10 letaknya ada di belakang sebab di depan ( pinggir jalan) itu tanah orang.  Ada rumah warga berdiri disitu. Alhamdulillah  tanah warga itu akhirnya setelah dibujuk mau dijual kepada kita (SMPN 10,Red). Sekolah ini masih banyak yang dibutuhkan termasuk komputer,  nanti kita akan beli secara bertahap,”ujar Tony yang menegaskan melarang pihaknya memungut uang apapun kepada orang tua siswa.

BACA JUGA =  Ini Kelebihan Iphone X

Dari sebelas kelas 7 (kelas 1 SMP, Red) di SMPN 10 itu ada tiga kelas unggulan.  Kelas unggulan diisi mereka yang masuk melalui jalur prestasi dan tes tertulis yang digelar sekolah setelah penerimaan siswa.  Namun nilai anak didik itu akan terus dipantau  berdasarkan nilai ujian semester.  ” Dari nilai ini, terlihat siapa yang berprestasi.  Jadi bisa saja tadinya siswa itu berada di kelas tidak unggulan tapi nilai ujian besar akan menggeser siswa yang berada di kelas unggulan dan sebaliknya, “beber Tony.

BACA JUGA =  PEKERJA PT PERTAMINA GEOTHERMAL ENERGY DATANGI KANTOR DPRD MUARA ENIM. MEREKA RESAH BANYAK BERITA HOAX TERKAIT REKAN MEREKA YANG TEWAS DI LOKASI KERJA

Untuk menjamin agar nilai ujian anak didiknya murni tanpa ada bantuan guru atau hal-hal lain,  maka masih kata Tony,  pihaknya akan menerapkan ujian  kenaikan kelas atau Penilaian Akhir Tahun pada Tahun pelajaran 2018/2019 dengan menggunakan smartphone berbasis android.  Pihak sekolah sudah bekerjasama dengan salah satu sekolah komputer ternama di Palembang.  “Penggunaan android ini salah satu pemanfaatan teknologi untuk mempersiapkan Generasi Z dan Industri 4.0,” tegas pria yang dikenal sangat disiplin dengan waktu ini.

Tony menyatakan,  penerapan penggunaan ujian menggunakan smartphone berbasis android itu akan dimulai pada semester genap tahun ajaran 2018/2019. ” Kalau di Palembang , SMPN 10 satu-satunya  SMP Negeri yang sudah menggunakan online dan smartphone berbasis android pada saat ujian kenaikan kelas dan tidak lagi pakai kertas,”pungkas Tony sambil tersenyum. (sihat judin/krw)

Tentang sihaj

Baca Juga

Firdaus Berhasil Ungguli Teguh Santosa, Terpilih Sebagai Ketum SMSI

Firdaus saat memberikan kata sambutan usai terpilih sebagai Ketua Umum SMSI periode 2019-2024.foto:net. JAKARTA (Kabar …

Tinggalkan Balasan