Simpan Sabu Dalam Anus, Pengedar Asal Batam Diringkus Petugas di Bandara

oleh -302 views

Tersangka Andi Wibowo diringkus petugas BNNP Sumsel saat pesawat yang ditumpanginya mendarat di Bandara SM Badaruddin II,  Kamis (1/8/2019). foto:net.

PALEMBANG (Kabar Rakyat) Entah apa yang  membuat Andi Wibowo (34) nekad untuk menyulundupkan 2 paket narkoba jenis sabu-sabu di anusnya. Dia terbang dari Bandara Hang Nadim Batam namun saat tiba di Bandara SM Badaruddin II Palembang, aksinya berhasil digagalkan petugas.  Aksi penyelundupan narkoba ini terbilang nekad.  Apa dia tidak tahu bahwa di bandara setiap penumpang diperiksa baik oleh petugas bandara maupun dari penyinaran x-ray. Sulit untuk lolos.

Ternyata benar, upaya Ari Wibowo untuk menyelundupkan 2 kantong sabu-sabu seberat 106 gram dari Bandara Hang Nadim Batam,  gagal. Sabu-sabu yang disimpan  dalam anusnya itu berhasil  diketahui pihak petugas bandara.

BACA JUGA =  Nama Danyonzipur Prabumulih Dicatut Penipu Hubungi Pengusaha

Awal ditangkapnya Andi Wibowo awalnys BNNP Sumsel mendapat informasi bahwa ada seorang pria membawa sabu-sabu  dari Bandara Hang Nadim tujuan  Palembang. Lalu pihak BNNP Sumsel berkoordinasi dengan pihak petugas keamanan bandara guna melakukan penyelidikan.

Setelah Pesawat Citilink QG 988 yang ditumpangi tersangka Andi  mendarat di Palembang, petugas langsung mengamankannya.  Namun ketika dilakukan penggeledahan terhadap barang yang dibawa dan pakaian tersangka Andi, petugas tak menemukan narkoba atau benda terlarang yang dimaksud. “Ketika ditanya, dia  (Andi) mengaku meninggalkan sabu-sabu itu di pintu masuk Bandara Hang Nadim. Namun melihat gerak geriknya yang mencurigakan  anggota kita segera memutuskan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku,” ungkap Kepala BNNP Sumsel Brigjen Jhon Turman Panjaitan melalui Kasi Penindakan, AKBP Agung Sugiyono, saat di wawancarai wartawan di ruang kerjanya.

BACA JUGA =  Iklan ucapan selamat 4 tahun Kepemimpinan H2G di Mura dari DPRD Mura

Petugas berkeyakinan kuat Andi Wibowo inilah pria yang diinformasikan tersebut.  Petugas merasa barang haram itu disimpan dalam tubuh tersangka.  Namun karena di bandara tidak ada alat rongent maka tersangka Andi Wibowo dibawa ke RS Siloam. Setelah di rongent terlihat ada dua bungkusan aneh  di dalam  anus tesangka.  Petugas medis lalu memberi obat kepada tersangka taklama obat itu pun bereaksi,  lalu tersangka buang air dan keluarlah dua bungkusan yang isinya sabu-sabu seberat 106 gram.  Rencana sabu itu akan diedarkan di Kota Palembang dan sekitarnya di Provinsi Sumsel.

BACA JUGA =  Advokat Peradi Palembang Peduli Sesama, Bagi Paket Sembako di Sekayu

Setelah diinterogasi petugad akhirnya dari mulut tersangka Andi Wibowo tersebutlah sebuah nama berinisial R yang berdomisili di Batam yang merupakan bandar besar narkoba.  Petugas terus mengembangkan kasus tersebut.  (iwan sariyanto/krw)