Breaking News
Home / Kriminal / Sering Nonton Video Porno, Kakek Umur 60 Tahun Cabuli 10 Bocah

Sering Nonton Video Porno, Kakek Umur 60 Tahun Cabuli 10 Bocah

Tersangka kakek Azhari (tidak berbaju) saat diperiksa di Polda Sumsel, Kamis (12/4l. foto:ari/krw.

PALEMBANG (Kabar Rakyat)-Diduga habis nonton video porno di handphone miliknya, seorang kakek Azhari (60) akhirnya terdorong untuk berbuat cabul. Tidak tanggung-tanggung korbannya ada 10 orang  bocah. Saat akan ditangkap, kakek bercucu empat itu melawan bahkan menghadang warga dengan  parang.
Ulah bejat pelaku terbongkar setelah salah satu korban perempuan mengeluh sakit saat akan kencing. Lantaran didesak, oleh ayah korban baru mengakui bahwa dia telah dicabuli oleh tersangka dengan cara kemaluannya diobok-obok pelaku pakai tangan.
Pengakuan korban pertama tersebut membuat korban lain baru berani buka suara. Total sepuluh bocah berusia enam sampai delapan tahun, laki-laki dan perempuan turut menjadi korban.
Nah, saat keluarga korban mendatangi rumah kakek Azhari di Jalan Swadaya II, Kelurahan Srijaya, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Kamis (12/4), pelaku bukannya takut tapi malah menantang dengan membawa parang. Pelaku mengancam akan membacok  siapapun yang mendekatinya.
Tak ingin membahayakan, warga lalu menghubungi polisi dan akhirnya anggota Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel mengamankan pelaku. Lagi-lagi, pelaku melawan dengan menghunuskan parang meski akhirnya berhasil diringkus.
Pelaku Azhari mengaku hanya memegangi kemaluan korban. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang servis barang elektronik itu mengajak korbannya masuk ke rumah dengan modus mengajak nonton video porno dan film anak-anak. “Cuma saya pegangi saja anunya (kemaluan), beneran, tidak diapa-apain lagi,” ungkap Azhari di Mapolda Sumsel, Kamis (12/4).
Dikatakannya, semua perbuatan itu dilakukan di ruang tamu rumahnya. Saat kejadian, istrinya juga berada di rumah. “Khilaf pak, saya sudah punya istri, anak lima, cucu empat,” katanya.
Salah seorang orang tua korban, RN (28) mengatakan, keluarga sudah lama mencurigai perbuatan pelaku. Sebab, anak-anak di kampung itu takut mendekati rumah pelaku tanpa alasan.
“Anak saya satu jadi korban. Nah, anak kakak saya juga kena, malah dia kalau mau keluar rumah pakai lima lapis celana dalam, ternyata pernah dicabuli juga,” ujarnya.
Warga menduga, aksi bejat pelaku sudah lama dilakukannya. Hanya saja, para korban enggan mengadu karena takut. “Sepertinya sudah lama, terbongkar ini saja karena ada anak yang sakit kencing, baru mengaku,” kata dia.
Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif  di Unit IV Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel. Kakek Azhari terancam dikenakan undang-undang perlindungan anak.(ari/krw)

BACA JUGA =  Kebakaran di Gumay Ulu, 2 Rumah Ludes Seorang Kakek Tewas Terpanggang

Tentang sihaj

Baca Juga

PT Gojek Indonesia Beri Bantuan Kepada Mitranya yang Mengalami Musibah

,Regional Consumer Engagement Manager Gojek Palembang, Christina Anggraeni saat memberikan bantuan kepada keluarga Asnawi. foto:jauhari/krw. …

Tinggalkan Balasan