Breaking News
Home / Kriminal / Seorang Warga Desa Markisa OKU Diciduk Tim Densus 88

Seorang Warga Desa Markisa OKU Diciduk Tim Densus 88

Ilustrasi :net

BATURAJA ( Kabar Rakyat) – Pascaledakan bom di Surabaya dan Riau membuat Tim Densus 88 Anti Teror terus mengejar orang yang terindikasi teroris. Seorang terduga teroris berinisial YR alias Abu DR  diciduk di rumahnya, Blok B, Desa Markisa eks SP II Mitra Ogan, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumsel, Jumat (18/5) sekitar pukul 14.15 WIB.

Informasinya, terduga teroris berinisial YR itu merupakan adik kandung orang yang melakukan penyerangan Mapolda Riau. YR sudah dibawa ke Mako Brimob Polda Sumsel di Palembang untuk menjalani pemeriksaan.

BACA JUGA =  Dua Satpam BRI Kayuagung Ribut, Satu Tewas Dengan Luka Tusuk 4 Liang

Kepala Desa Markisa, Johan Safari ketika dikonfirmasi wartawan, mengakui ada seorang warganya diciduk Densus 88 Anti Teror Mabes Polri karena diduga terkait terorisme. “Kami sempat dihubungi petugas kepolisian untuk menyaksikan penangkapan warga saya berinisial YR. Karena saya ada tugas penting di luar desa, saya tidak bisa menyaksikannya,” kata Johan. Dia (Johan) juga  mengatakan bahwa  YR bersama saudaranya ZK dan Solihin pernah merencanakan penyerangan ke Mapolres OKU.

BACA JUGA =  Ribuan Warga Kota Prabumulih Antusias Menyambut Api Obor Asian Games 2018

Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari, menyatakan, tidak paham terkait penangkapan tersebut. Menurut Kapolres, hal ini menyangkut kewenangan langsung Densus 88 AT Mabes Polri.

Sementara, ketika dikonfirmasi awak media, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara belum bersedia memberikan keterangan resmi terkait penangkapan terduga teroris di OKU. “Maaf, kami tidak bisa menjawab karena masalah imej nantinya tentang Sumsel dan Palembang sebagai tuan rumah Asian Games,” alasan Kapolda Irjend Zulkarnain melalui pesan WhatsApp kepada wartawan.

BACA JUGA =   Kabupaten OKI, Rawan dan Rentan Peredaran Narkoba

Mantan Kapolda Riau ini mengajak masyarakat dan juga wartawan dapat bersama kepolisian menjaga keamanan Sumsel. “Mudah-mudahan didukung bersama sebagai warga Sumsel dapat menciptakan suasana tenang dari isu terorisme. Biarkanlah Densus 88/ AT Mabes Polri dan Tim Anti Terorisme Polda Sumsel bekerja untuk mencegah amaliah dari sel-sel yang ada di Sumsel,” ajak kapolda. (fdl/krw)

Tentang sihaj

Baca Juga

Santoso SH Dilantik Jabat Kasubag Bin Kejari OKI

Yulia Eka Sari SH MH menyerahkan jabatan kepada Santoso SH. foto:niskiah/krw. KAYUAGUNG (Kabar Rakyat)- Kepala …

Tinggalkan Balasan