Breaking News
Home / Hukum / Seorang Oknum Anggota DPRD OKI Dituntut 4 Tahun 6 Bulan Penjara. Diduga Gunakan Ijazah Orang Lain Saat Daftar Caleg

Seorang Oknum Anggota DPRD OKI Dituntut 4 Tahun 6 Bulan Penjara. Diduga Gunakan Ijazah Orang Lain Saat Daftar Caleg

Arpan Hadi saat disidang dengan agen tuntutan jaksa di PN Kayuagung, Kamis. foto:simbur.

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat) – Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Arpan Hadi, dituntut 4 tahun 6 bulan penjara  dalam sidang yang digelar di Pengadilan  Negeri Kayuagung, Kamis (1/2).

Dia diduga menggunakan ijazah palsu saat mencalonkan diri menjadi anggota DPRD OKI pada Pemilu 2014 lalu.  Selain dituntut empat tahun enam bulan penjara dan juga denda Rp200 juta.

BACA JUGA =  Mengintip Kegiatan Majlis Ta'lim Ar-Raudhah. Menampung Preman Yang Ingin Hijrah

Arpan didampingi pengacaranya, Advokat Arian SH. Dia bersikeras bahwa kliennya tidak bersalah. “Kami merasa ini merupakan kriminalisasi dari salah satu pihak. Oleh karenanya, kami akan melakukan pembelaan secara tertulis,” kata Arian usai sidang.

Dirinya juga mengklaim, secara umum pihaknya tidak terbukti menggunakan ijazah palsu. Sedangkan Arpan usai sidang tidak banyak bicara. Dia malah pergi meninggalkan wartawan yang hendak mewawancarainya.

Hakim Ketua, Bambang J Winarno didampingi hakim anggota, RA Asri Ningrum dan Irma Nasution memberikan waktu satu Minggu untuk pihak terdakwa dalam mempersiapkan pembelaan. “Sidang lanjutan dugaan ijazah palsu akan dilakukan Kamis pekan depan dengan agenda mendengarkan pembelaan,” kata Bambang.

BACA JUGA =  Walikota Lubuklinggau Dukung Rakernas SMSI. Lubuklinggau Siap Jadi Tuan Rumah

Kasus dugaan ijazah palsu oknum anggota DPRD OKI dari Fraksi Gerindra ini berawal dari laporan pelapor atas nama, Fadrianto dengan nomor laporan LPB/986/XII/2015/SPKT pada tanggal 15 Desember 2015 lalu. Dalam laporan tersebut, saat registrasi pencalonan, oknum anggota DPRD OKI itu diduga menggunakan ijazah milik orang lain yang dikeluarkan Universitas Azzahra Jakarta dengan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) 03060177, yang diketahui milik seseorang bernama Fadloli.

BACA JUGA =  Warga Perumnas Revari Gerebek Pasangan Mesum. Warga Minta Tebusan Seekor Sapi untuk Bersih Kampung

Selanjutnya, keluar surat perintah penyidikan pada 29 Februari 2016 dengan nomor SP.Sidik/122/II/2016/Ditreskrimum. Keluar surat panggilan tersangka dengan nomor SP.Gil/412/II/2017/Ditreskrimum pada 28 Februari 2017 hingga berkas dinyatakan lengkap (P21) dan dilimpahkan ke kejaksaan dan pengadilan dengan status sebagai tahanan kota. (Nis/krw)

 

Tentang sihaj

Baca Juga

Santoso SH Dilantik Jabat Kasubag Bin Kejari OKI

Yulia Eka Sari SH MH menyerahkan jabatan kepada Santoso SH. foto:niskiah/krw. KAYUAGUNG (Kabar Rakyat)- Kepala …

Tinggalkan Balasan