Breaking News
Home / Hukum / Sedang Susun Kotak Duku Warga Tanjung Lubuk Ditikam Hingga Tewas. Terdakwa Diancam Pasal Pembunuhan Berencana

Sedang Susun Kotak Duku Warga Tanjung Lubuk Ditikam Hingga Tewas. Terdakwa Diancam Pasal Pembunuhan Berencana

Empat orang saksi didengar keterangannya dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan terhadap Jahri di PN Kayuagung, Rabu (3/6/2019).foto:nis/krw.

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat) – Sidang perkara kasus pembunuhan dengan terdakwa M Yahya (35) kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kayuagung, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi, Rabu (3/7) siang.
Dalam persidangan dengan Majelis hakim diketuai Resa Oktaria SH dengan anggota Irma Nasution SH dan Lina Safitri Tazili SH itu menghadirkan empat orang saksi yakni Karina, Abu Said, Jailani dan Diman.
Saksi Abu Said mengatakan, melihat terdakwa berjalan kaki menemui korban yang saat itu sedang menyusun kotak duku. Lalu terdakwa langsung memegang tangan korban sebelah kiri. ” Tapi saat itu tidak tahu kalau terdakwa membawa pisau begitu pula saat terdakwa menusuk korban tidak lihat,”terangnya.
Dikatakan Abu Said, pada saat kejadian tidak ada baku hantam antara terdakwa dan korban, tetapi memang melihat terdakwa sudah ada gelagat yang tidak baik sehingga membuat dirinya lari dari lokasi kejadian.
Sementara itu saksi Jailani di persidangan menjelaskan, pada saat itu siang hari dirinya diberitahukan bahwa korban mengalami luka sehingga langsung ke lokasi kejadian dan melihat korban sudah duduk penuh darah. Lalu saksi langsung membawa korban ke Rumah Sakit . ” Saat membawa korban, korban sempat berbicara tetapi mendengar perkataan korban sayup-sayup, dalam perjalanan ke RS Kayuagung korban meninggal dunia,”ujarnya.
Jailani mengatakan, saat di lokasi kejadian sempat melihat terdakwa berlari kearah jalan. Korban sebelumnya berkata agar tidak dibawa ke RS. ” Tetapi seminggu sebelum kejadian, korban bercerita bahwa terdakwa sepertinya dendam dengan korban karena menikah lagi. Yakni istri korban merupakan mantan istri paman terdakwa ,”terangnya. Terungkap juga di persidangan, antara keluarga terdakwa dan korban belum ada perdamaian.
Dalam surat dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hendy Sinatrya SH, perbuatan terdakwa terjadi Rabu 13 Februari 2019 sekira pukul 13.00 Wib, bertempat di Desa Seri Tanjung Dusun II Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten OKI.
Bermula dari terdakwa memarkirkan mobil truk untuk memuat duku di jalan simpang Rilik yang menutupi jalan sehingga mengganggu kendaraan lain yang lewat. Saat itu korban Jahri menegur korban karena memarkir mobil menutupi jalan dan meminta agar dipindahkan.
Rupanya perkataan korban membuat terdakwa tersinggung dan menjadi emosi. Maka terdakwa menyuruh sopir truk untuk menggeser mobil. Karena terdakwa emosi dan tidak senang sehingga timbul niat untuk membunuh korban. ” Lalu terdakwa mencari korban ke rumahnya terlebih dahulu lewat depan rumah korban dengan motor dan dilihat saksi Diman,”kata Jaksa.
Tak lama kemudian saksi Diman melihat terdakwa lewat depan rumah korban kembali. Melihat terdakwa berhenti dan turun motor, terdakwa menemui korban di halaman rumah sedang menyusun kotak duku kemudian terjadi ribut mulut.
Di lokasi ada saksi Karina (anak korban) dan saksi Abu Said. Saat itu saksi Said sempat menyuruh korban masuk rumah. Korban Jahri masuk rumah dan terdakwa mengejar korban sambil mencabut pisau dari balik pinggangnya yang sudah dipersiapkannya. Setelah berhasil menangkap tubuh korban tepat di bawah rumah dan langsung menusuk tubuh korban secara berulang kali pada bagian punggung dan leher.

BACA JUGA =  USAI PLENO REKAPITULASI DAN PEROLEHAN SUARA TERBANYAK, AHMAD YANI-JUARSAH GELAR JUMPA PERS

Saat itu korban berusaha untuk lari dari kejaran terdakwa yang masuk ke dalam rumah. Namun terdakwa masih mengejar korban menarik tubuh korban dan kembali munusuk korban hingga roboh di lantai. ” Perbuatan terdakwa diancam dalam tindak pidana pasal 340 KUHP subsidair pasal 338 KUHP,”kata jaksa. Majelis hakim menuda sidang terdakwa pada pekan depan dengan agenda masih mendengarkan keterangan saksi. (nis/krw)

BACA JUGA =  Bandar Sabu Tuan Kentang Diciduk.  BB Sabu senilai Rp500 juta Diamankan

Tentang sihaj

Baca Juga

Firdaus Berhasil Ungguli Teguh Santosa, Terpilih Sebagai Ketum SMSI

Firdaus saat memberikan kata sambutan usai terpilih sebagai Ketua Umum SMSI periode 2019-2024.foto:net. JAKARTA (Kabar …

Tinggalkan Balasan