Sedan Toyota Altis Ringsek, Dokter Agien Tewas Ditempat. Diduga Tabrakan dengan Truk Batubara

oleh -967 views

Dokter Agien Tri Wijaya (25), tewas dalam insiden kecelakaan lalulintas, Rabu (3/5) pukul 10.00 WIB. foto:ist.

PRABUMULIH (Kabar Rakyat)-Seorang dokter yang bertugas di RSUD Muara Enim bernama dr Agien Tri Wijaya (25), tewas dalam insiden kecelakaan lalulintas , Rabu (3/5) pukul 10.00 WIB. Peristiwa  kecelakaan itu terjadi di Jalan Lintas Muara Enim-Prabumulih tepatnya di Desa Talang Bernai Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat.

Diduga mobil yang dikendarai dr Agien ini bertabrakan dengan mobil truk pengangkut batubara. Mobil sedan Toyota Altis nopol BG 1856 UY tampak ringsek bagian depannya dengan kaca pecah. Tabrakan itu mengakibatkan dokter muda ini tewas di tempat kejadian perkara (TKP)  dengan kondisi mengenaskan kepala sebelah kirinya mengalami luka parah. Sedangkan keberadaan  sopir dr Agien itu menghilang usai kejadian.

BACA JUGA =  Gelapkan Uang Perusahaan Warga Pangkalan Lampam OKI Dihukum 3 Tahun Penjara

Masyarakat sekitar TKP lalu menghubungi  Satlantas Polres Prabumulih. Jenazah korban Agien yang tercatat warga Jalan Beringin 3 Sukadana Kecamatan Kayu Agung Kabupaten Ogan Komering Ilir ini lalu dibawa ke instalasi kamar mayat RSUD Prabumulih untuk diautopsi.

Informasi yang didapat,  dr Agien Tri Wijaya yang merupakan anak dari Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, H Jasmin ini hendak pulang ke rumahnya. Saat itu alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri) tahun 2011 sedang off kerja dan mengajukan izin urusan keluarga.

BACA JUGA =  Mahasiswa Unsri Tewas Gantung Diri Dalam Kamar Mandi

Diduga saat di TKP,  sopir dokter itu menyalib atau sebaliknya sehingga terjadi tabrakan adu kambing. Korban dokter Agien tewas karena kepalanya terkena benturan benda keras dan pecahan kaca. Dokter malang itu tewas dengan posisi di tempat duduk dengan safety belt terpasang. Padahal mobilnya itu ada airbag namun dalam insiden itu airbagnya tidak berfungsi.

Mengetahui ada rekannya sesama dokter yang meninggal kecelakaan, sejumlah dokter baik dari RSUD Prabumulih dan RSUD Muara Enim langsung datang ke tempat jenazah itu dibawa.  Kadinkes Pemkot Prabumulih dr Tedjo Cahyono dan Kepala RSUD Prabumulih dr Rusmini ikut mengurus jenazah korban.

BACA JUGA =  Keberangkatan Ibadah Haji Tunggu Keputusan Pemerintah. Pelunasan BIPIH Tetap Jalan

Sementara itu, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk melalui Kasat Lantas AKP Noprizal membenarkan adanya kecelakaan yang menyebabkan dokter RSUD Muara Enim meninggal dunia di lokasi kejadian. “Kasusnya masih dalam penyelidikan,”katanya. (dian/krw).