Satres Narkoba Polres Banyuasin Amankan 2.700 Butir Ekstasy dari Medan

oleh -1.048 views

Press Release Polres Banyuasin setelah berhasil menggagalkan peredaran ekstasy dari Medan.foto:st/net

BANYUASIN (Kabar Rakyat)–Kembali Satresnarkoba Polres Banyuasin, Sumatera Selatan berhasil menggagalkan peredaran pil ekstasy yang berasal dari Medan. Tersangka yang berhasil diringkus  Dahri (33), warga Desa GP ULR Meuria, Aceh Utara dan Nuraini (34), seorang ibu rumah tangga warga Desa Krueng, Kecamatan Rantau Panjang, Aceh Timur. Kedua tersangka yang diduga kurir tersebut diringkus Satresnarkoba Polres Banyuasin, pada hari Sabtu (16/2) sekira pukul 01.30 WIB di Jalan lintas Palembang – Betung KM 42.

Dari tangan kedua tersangka petugas mengamankan pil ekstasi sebanyak 2.700 butir atau senilai Rp 800 juta. Keduanya diringkus di depan gerbang perkantoran Pemkab Banyuasin. Saat itu petugas menghentikan laju kendaraan bus yang ditumpangi kedua tersangka. Dihadapan petugas kedua tersangka mengaku, pil ekstasy ity akan diantar kepada pemesan yang berada di seputaran Bukit Lama Palembang.

BACA JUGA =  Ucapan Hut Kabupaten Ogan Ilir dan Pj Sekda Kabupaten Muratara

Petugas lalu mengembangkan kasus tersebut. Kedua tersangka disuruh bertindak seakan tidak terjadi apa-apa dan terus mengantar paket pil haram tersebut. Ternyata upaya tersebut berhasil, petugas reserse narkoba berhasil  mengamankan seorang laki-laki yang diduga sebagai penerima barang haram itu, berinisial Z.

Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem melalui Kasat Narkoba Polres Banyuasin AKP Liswan Nurhafiz mengatakan, petugas mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa akan ada pengiriman narkoba dalam jumlah besar melalui bus antar propinsi. Lalu Dari sumber inilah, akhirnya petugas Satres narkoba Polres Banyuasin langsung melakukan pengintaian selama 5 hari.

BACA JUGA =  Bupati Muba Lantik 58 Pejabat. Sinulingga Naik Jabatan Menjadi Kadin Kominfo

Saat hari tiba, petugas razia yang dipimpin langsung Wakapolres Banyuasin, Kompol Arif Harsono itu memberhentikan bus antar provinsi Putra Pelangi. Saat itu dilakukan pemeriksaan pada semua penumpang. Kemudian petugas mencurigai dua orang penumpang yang gerak geriknya mencurigakan.

Dari penggeledahan tersebut, petugas menemukan pil ekstasy dalam kotak kue dari kursi tempat duduk penumpang nomor 9 dan 10. Tempat duduk itu diketahui ditempati Dahri dan Nuraini. Maka petugas pun langsung mengamankan kedua tersangka berikut barang bukti ke Polres Banyuasin.

BACA JUGA =  Pengedar Narkoba di Empat Lawang Terciduk Saat Berada Dalam Angkot

Dari pengakuan kedua tersangka, mereka hanya kurir . Pil itu dibawa dari Medan dan akan dipasarkan ke Palembang. Mereka berdua mendapat upah  Rp 10 juta namun baru dibayar Rp 2 juta. “Sisanya akan dibayar jika barang sudah  diterima pemesan ,”jelas Liswan.

Barang bukti pil ekstasy yang  diamankan petugas sebanyak 2.700 butir warna kuning kecoklatan berrlogo Apple. Kedua pelaku akan dijerat dengan primer pasal 114 ayat 2 subsider, pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 tahun 2009, dengan ancaman hukuman mininal 5 tahun penjara.(fdy/krw)