Saat Hendak Beli Nasi, Malah Nekat Curi HP Pemilik Warung

oleh -221 views

Tersangka Novianto.foto:fadil/krw.

PALEMBANG (Kabar Rakyat)- Saat  hendak membeli nasi di warung Makan Berkah milik Maryati (41) di Jalan Sukarela Kecamatan Sukarami Palembang, Novianto (35) malah nekat mencuri dua buah handphone (hp) yang lagi dalam posisi dicharger. Disamping hp itu ada pemilik warung sedang tertidur. Beruntung Maryati tiba-tiba terbangun dan sempat meneriaki pelaku yang sudah kabur.

Kejadian tersebut terjadi pada hari kamis, 3 Agustus 2017 lalu sekitar pukul 14.00 Wib. Namun walaupun kejadiannya terhitung cukup lama , pelaku tetap ditarget polisi untuk ditangkap. Akibat perbuatannya itu, Novianto harus mendekam di sel tahanan setelah ditangkap Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polresta Palembang, Rabu 24 April 2018 sekitar pukul 23.00 Wib.

BACA JUGA =  Belasan Oknum PLN Prabumulih Bergaya Preman. Pelanggan Dipukuli Hingga Memar

Saat ditemui di ruang piket, Novianto mengakui perbuatannya.
“Waktu itu, saya mau membeli nasi Pak. Saya sempat memanggil pemilik warung, namun dia tidak menjawab dan saya melihat dia sedang tidur dan ada ponsel di dekatnya,” ujar tersangka.

Melihat adanya dua ponsel, tersangka langsung mendekati dan mengambil ponsel tersebut. “Ponselnya ada dua Pak, semuanya lagi dicas. Saya dekati dan langsung mengambilnya,” kata pria pengangguran ini.

BACA JUGA =  Lakukan Aniaya Pasal Arisan, Warga Pangkalan Lampam Diamankan

Namun sial korban sempat terbangun dan berteriak maling. “Dia terbangun dan sempat menjerit Pak. Saya langsung kabur membawa ponsel itu, dan dijual ke Pasar 16 Ilir” ujarnya.
Ditambahkan Novianto, “Uang hasil penjualan handpone sudah habis pak, untuk makan sehari-hari, baru pertama kali ini saya mencuri dan masuk penjara Pak,” jelasnya.

Sementara itu, Kanit Pidum AKP Tohirin mengatakan penangkapan tersangka berawal ketika anggotanya menerima laporan dari korbannya. “Kami  lakukan penyelidikan dan menangkap pelakunya,” katanya.
Ia menyebutkan, tersangka akan dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan pidana di atas lima tahun. “Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Akan kita kembangkan lagi,” tutupnya. (fadil/krw)

BACA JUGA =  Besok, INASGOC Gelar Parade Asian Games 2018 di Kambang Iwak