Saat Big Bos Thamrin Group Dicecar 16 Pertanyaan Oleh Tim Pidsus Polresta Palembang, Ini Jawabannya…”

oleh -628 views

Owner Thamrin Grup, Gunawan Thamrin.  Foto:fadil/ktw.

PALEMBANG (Kabar Rakyat) -Kasus dugaan pelanggaran izin pembangunan Hotel Ibis terus berlanjut kali ini tim Penyidik unit pidana khusus (pidsus) Satreskrim Polresta Palembang terus bekerja untuk merampungkan berkas. Seperti pada Kamis (12/7) lalu kali ini giliran Komisaris Utama (komut) PT Indo Citra Mulia (ICM) Gunawan Thamrin atau yang dikenal dengan Koko Thamrin dimintai keterangan dalam kasus yang mendudukan Gunawati Pandarmi atau Gunawati Thamrin sebagai tersangka ini.

BACA JUGA =  Saat Hendak Cuci Tangan Di Sungai, Seorang Pemancing Disambar Buaya Muara.17 Jam Kemudian Korban Ditemukan Sudah Tewas Dengan Kondisi Tidak Utuh

Koko Thamrin yang juga selaku Owner Thamrin Group ini semestinya hadir di pemanggilan pertama pada 28 Juni 2018 ini dicecar pertanyaan seputar tugas dan wewenangnya selaku Komut PT ICM khususnya yang berkaitan dengan pembangunan Hotel Ibis yang saat ini dihentikan sementara oleh Pemkot Palembang. “Memang benar saksi atas nama Gunawan Thamrin hadir memenuhi panggilan penyidik kami. Yang bersangkutan telah menjalani pemeriksaan selama lebih kurang dua jam lamanya dengan 16 pertanyaan,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Pidsus, Iptu Hari Dinar, di ruang kerjanya, Jumat (13/7) lalu.

BACA JUGA =  Saat Mengikuti Diksar Himpala Bahtera Buana, Seorang Mahasiswa Polsri Meninggal Dunia. Awalnya Korban Kesurupan Diduga Terlambat Beri Pertolongan

Adapun dari 16 pertanyaan yang diajukan terhadap owner Thamrin Group ini diantaranya yaitu terkait tugas dan kewenangannya selaku Kimisaris Utama PT ICM. Menjawab pertanyaan penyidik ini Koko Thamrin mengaku dirinya sepenuhnya mempercayakan hal tersebut kepada Gunawati (tersangka) selaku Dirut PT ICM dan Lisa Thamrin selaku Dirut. Pun halnya ketika ditanya seputar pembangunan Hotel Ibis dan dengan siapa saja melakukan kerjasaman lagi-lagi jawaban yang keluar dari pria paruh baya itu nyaris senada. “Adapun pemeriksaan saksi ini adalah untuk melengkapi berkas perkara yang tengah kita tangani saat ini yang masih P-19,”tutup Hari.(fdl/krw)

BACA JUGA =  Kecanduan Narkoba Seorang Ibu Tega Jual Bayinya Seharga Rp20 juta. Uangnya Dipakai Buat Beli Sabu