Rampas Hp dan Tikam Pelajar Hingga Tewas, ABG Dituntut 5 Tahun Penjara

oleh -205 views

Ilustrasi:net.

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat) – Kasus perampasan handphone dan membunuh seorang pelajar membuat pelaku yang merupakan anak baru gede (abg) berinisial AJ (17) diadili.  Terdakwa AJ (17), dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Imran SH selama lima tahun penjara.
Tuntutan itu dibacakan Jaksa dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kayuagung, dengan Majelis hakim Resa Oktaria SH anggota Lina Safitri Tazili SH dan Firman Jaya SH dibantu Panitera Pengganti (PP) Maulana Malik SH, Selasa (30/7/2019).
Dikatakan Jaksa, terdakwa warga, Dusun V Desa Tanjung Baru Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ini dituntut bersalah melanggar tindak pidana dalam pasal 365 ayat (2) ke-1, ke-2 KUHP.
” Menuntut terdakwa anak bersalah melakukan tindak pidana pencurian disertai dengan ancaman kekerasan dalam keadaan memberatkan,”katanya.
sekedar mengingatkan perbuatan terdakwa terjadi Senin 1 Juli 2019 sekira pukul 21.00 Wib, bertempat di atas jembatan Desa Pulau Gemantung Ilir Kecamatan Tanjung Lubuk OKI. Dalam aksinya terdakwa bersama Herman (berkas berbeda).
Dijelaskan, keduanya melintas di atas jembatan dengan menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Vega R warna hitam. Sebelumnya terdakwa Herman melihat korban Muhamada Hendra Pratama (almarhum) bersama 4 orang temannya sedang bermain handphone di atas jembatan Desa Pulau Gemantung Ilir.    Kemudian terdakwa Herman berhenti di atas jembatan, lalu mengajak terdakwa AJ  pulang dan bergantian
mengendarai motor.

BACA JUGA =  SKK Migas dan FJM Sumsel Sukses Gelar Media Gathering. Lima Jurnalis Menjuarai Lomba Karya Tulis Jurnalistik 2019

Rupanya saat akan pulang dan melintas di jembatan terdakwa Herman mau mengambil Hp. Sehingga membuat terdakwa AJ menghentikan motor, lalu terdakwa Herman turun motor dan mendekati korban bersama teman-temannya yang sedang bermain Hp.
” Saat itu Herman dekati korban dan berpura-pura pinjam korek api lalu Herman langsung rampas Hp merek Oppo yang dipegang korban. Dengan cepat Herman menuju terdakwa AJ yang menunggu di atas motor dan menyuruhnya hidupkan motor,”terang jaksa saat diwawancari usai persidangan.
Selanjutnya, korban bersama temannya mengejar dan menarik Herman yang telah berada di atas motor. Sehingga membuat Herman terjatuh dan terjadi perkelahian. Sedangkan terdakwa AJ melarikan diri dengan sepeda motor. Herman memukul kepala korban dan menusuk korban bagian ketiak kiri dengan senjata tajam jenis pisau yang di simpan dibalik pinggang sebelah kanan. Setelah itu Herman melarikan diri.
Akibat perbuatan terdakwa AJ  dan Herman, korban kehilangan satu unit Hp merek Oppo beserta nyawanya.
Perkara terdakwa dilanjutkan kembali pekan depan dengan agenda putusan. (nis/krw)

BACA JUGA =  BNN Sumsel Sergap Kurir Narkoba, Sabu Seberat 3 Kg Disita