Polresta Palembang Sikat Habis Aksi Premanisme, Puluhan Pria Tanpa Identitas Diamankan

oleh -247 views

Puluhan preman diamankan tim gabungan Polresta Palembang. foto:fadil/krw.

PALEMBANG (Kabar Rakyat) – Razia gabungan yang berlangsung Senin (23/7) malam lalu dipimpin Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Maruli Pardede dengan dua sasaran utama di Lrg Sentot Alibasyah (Lrg Basah) Pasar 16 Ilir dan Bawah Jembatan Ampera 7 Ulu. Razia tersebut bertujuan dalam upaya pemberantasan pelaku tindak premanisme dan kejahatan jalanan jelang penyelenggaraan Asian Games pertengahan Agustus 2018 mendatang. Razia kian gencar dilakukan jajaran Polresta Palembang.

Sebanyak 40 orang diduga preman tanpa membawa identitas berhasil diamankan yang kedapatan lagi nongkrong di dua lokasi keramaian di Kota Palembang ini. Razia tersebut berlangsung mulai pukul 19.30 – 20.30 WIB terbagi dua tim, untuk tim pertama menyasar Lrg Basah dipimpin Iptu Tohirin.

BACA JUGA =  Wali Kota Lubuklinggau Pimpin Upacara Usai Libur lebaran

Petugas mengamankan sebanyak 20 orang di wilayah bawah jembatan ampera 7 Ulu tanpa identitas yang sedang duduk-duduk, melihat kedatangan petugas sejumlah pria yang sedang duduk-duduk santai langsung kocar-kacir.
Namun, berkat kesigapan petugas puluhan pria ini tak bisa berkutik dan langsung diamankan petugas. Sementara, tim dua dipimpin Ipda Muslim dan Ipda Suratman yang menyasar bawah Jembatan Ampera 7 Ulu juga mengamankan 20 orang tanpa identitas, tiga unit sepeda motor tanpa dilengkapi surat-menyurat dan satu ember minuman keras jenis tuak.

Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Maruli Pardede menjelaskan giat hunting Satgas Penanggulangan Tindak Pidana dan Premanisme Polresta Palembang ini menyasar Pelaku Curas, Curat dan Curanmor (3C). “Hal ini menyikapi adanya indikasi pemain luar daerah sedang berada di Kota Palembang dan harapan pimpinan pada jam rawan tersebut agar anggota melakukan razia pada orang orang yang nongkrong didaerah keramaian yaitu di Lrg. Basah 16 Ilir dan di 7 Ulu bawah jembatan Ampera,” imbuh Maruli.

BACA JUGA =  Pengendara Dihadang Pria Bersenpi Di Simpang Empat Charitas. Merasa Terancam Agus Lapor Polisi

Sementara itu di tempat yang berbeda aparat dari jajaran Polsek Kertapati dipimpin Kapolsek AKP I Putu Suryawan yang menggelar razia tindak premanisme dan 3C juga berhasil mengamankan tiga pria yang tertangkap tangan tengah membawa senjata tajam pada Senin (23/7) malam.

Ketiganya, Didit Ari Susanto (32) warga Jl Abikusno Cokrosuyoso, Dedi (25) warga Keramasan dan Al (17) warga Kertapati yang diancam dengan UU Darurat tahun 1951 dengan ancaman pidana penjara selama 15 tahun. “Giat kali ini masih berkaitan dengan upaya kita dalam menjaga kondisi kamtibmas yang kondusif jelang perhelatan Asian Games pertengahan Agustus mendatang, hasil malam ini didapati tiga pria diduga preman yang kerap meresahkan pengguna jalan di seputaran Jl Sriwijaya Negara dan Nilakandi Kertapati,” imbuh Suryawan.

BACA JUGA =  Polresta Palembang dan TNI Gelar Razia Skala Besar Cipta Kondisi Kamtibmas. Hasilnya Ini...

Selain tiga pria membawa sajam, lanjut I Putu, pihaknya juga mengamankan dua orang terduga preman yang sedang melakukan aksi pemalakan terhadap sopir-sopir truk dan sepasang kekasih yang berada di tempat gelap. “Ketika ditangkap, satu pelaku pemalakan menolak dibawa karena berkilah. Padahal kita lihat dia meminta uang kepada sopir. Barang bukti kita amankan uang Rp2 ribu dan sopir sudah dimintai keterangan,” ujarnya.(fdl/krw)