PMII OKI Demo Tolak RUU MD3

oleh -164 views

Saat aksi mahasiswa yang menolak UU MD3 di halaman Gedung DPRD OKI, Jumat (2/3).foto:ist.

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat)- Puluhan mahasiswa tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Ogan Komering lir (OKI), Sumatera Selatan demo di halaman kantor DPRD OKI, Jumat (2/3).
Dalam orasinya puluhan massa tersebut menyampaikan bahwa pengurus cabang PMII OKI menuntut MK membatalkan RUU MD3. Meminta Presiden untuk membuat Perpu pengganti UU MD3.
Massa juga meminta ketua dan anggota DPRD OKI turut menolak RUU MD3. ” Kami minta ketua dan anggota DPRD turut menolak RUU MD3, juga meminta seluruh DPRD menyatakan sikap untuk menolak RUU MD3 secara tertulis,” ujar korlap Sahabat Ridwan.

BACA JUGA =  Tak Tahu Apa Masalahnya Tiba-Tiba Mahasiswa UMP Dikeroyok Hingga Kepalanya Berdarah. Polisi Buru Para Pelaku Pengeroyokan

Massa diterima oleh anggota DPRD, Juni Alpansuri dan Laharsen Mutardo. Dengan lantang massa mengungkapkan alasan menuntut MK membatalkan RUU MD3 karena Negara Indonesia adalah negara demokrasi, jangan kau bungkam demokrasi dengan RUU MD3. “Sejatinya demokrasi itu dibuat untuk menghasilkan kekuasaan yang melindungi rakyat. Bukan untuk melindungi kekuasaan itu sendiri, apalagi koruptor,” katanya.
Aksi massa yang dijaga oleh anggota polisi tersebut mengungkapkan, RUU MD3 kami anggap telah mencederai demokrasi. Jika masyarakat tidak boleh mengkritik dan dipandang penistaan anggota dewan dan akan dijerat hukum. Lalu apakah anggota dewan itu tuhan yang tidak pernah salah. Mana demokrasi di negeri kita ini, sedangkan dalam UUD 1945 dinyatakan warga negara berhak menyampaikan pendapatnya. ” Kami berharap ketua dan anggota DPR OKI turut berpartisipasi menolak UU MD3,” ucap korlap sambil bersemangat berkata setuju.
Kabag ops Polres OKI Kompol God P Sinaga dan Kasat Binmas Iptu Siska Arisandi didampingi Humas Polres OKI Ipda Ilham Parlindungan mengatakan, kepada para mahasiswa terima kasih telah menyampaikan orasinya dengan sopan dan tertib hingga selesai.
Puluhan mahasiswa dengan mengenakan almamater warna biru tersebut, sekira pukul 11.30 Wib membubarkan diri dengan tertib. (nis/krw)

BACA JUGA =  Sidang Perdana Digelar, Lima Komisioner KPU Palembang Dinonaktifkan