Perubahan Het Elpiji 3 Kg di OKI Tunggu SK Bupati

oleh -93 views

 

ilustrasi: HET Elpiji 3 kg di OKI yang masih menunggu SK Bupati OKI. foto:lp6/net.

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat)- Terkait harga eceran tertinggi (HET) elpiji khusus ukuran 3 Kg untuk Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan tahun 2018 ini masih menunggu Surat Keputusan (SK) Bupati OKI.
Hal ini disampaikan Kabag ekonomi Setda OKI, Ari Iskandar SH, usai rapat koordinasi dengan Hiswana Migas, di Pemkab OKI , Senin (12/2).

Menurut Ari, untuk perubahan Het elpiji baru bisa diterapkan kepada masyarakat bila telah ada SK Bupati. Yakni dengan dilakukan terlebih dahulu rapat koodinasi dengan instansi terkait termasuk pedagang. Dalam rapat juga adanya perwakilan masyarakat dan juga dilakukannya sosialisasi sehingga dengan begitu masyarakat mengetahui adanya perubahan Het elpiji. ” Hari ini Hiswana Migas melakukan audiensi terkait perubahan Het elpiji 3 Kg. Tapi kita tidak bisa langsung terapkan, maka dilakukan rapat bersama unsur terkait dan sosialisasi kepada masyarakat terlebih dahulu secepatnya. Lalu adanya SK Bupati,” ujarnya.
Dia menjelaskan, untuk sekarang masih dengan Het lama yakni Rp 14.800/tabung yang ada di pangkalan. Jadi hingga saat ini belum terapkan harga perubahan Het yang baru. Oleh karena itu, nantinya apabila Het yang baru diterapkan maka diimbau kepada kepada masyarakat untuk membeli sesuai Het yang berlaku di pangkalan. Apabila ada pangkalan bermain Het maka laporkan mereka akan ditindak. ” Seperti yang ada di lapangan yaitu Desa Sungai Jeruju Kecamatan Tulung Selapan harga elpiji 3 Kg mencapai Rp 35-45 ribu/tabung. Nah, yang seperti ini tidak boleh terjadi lagi,” ungkapnya.
Sementara itu, ketua Hiswana Migas, Alpis Pardin mengatakan, untuk Het gas elpiji 3 Kg berdasarkan keputusan Gubernur atau SK gubernur yakni Rp 15.650/tabungnya. Ini telah diberlakukan tahun 2018 ini. Dimana sebelumnya Het gas 3 Kg Rp 14.800/tabung. Lalu untuk OKI ini berdasarkan radius pangkalan sehingga menjadi Rp 15.850/tabung. Yakni radius 60 Km hingga lebih.
” Untuk hari ini kita koordinasi terkait perubahan Het kepada Pemkab OKI. Agar dapat dilaksanakan Het terbaru ini,” ucapnya saat dibincangi Kabarrakyat.website.
Alpis mengimbau kepada masyarakat untuk membeli gas di pangkalan dan jangan beli di pengecer. Dengan alasan pangkalan dapat diawasi. Het di OKI ini kita masih koordinasi bersama instansi terkait. (nis/krw)

BACA JUGA =  Ribuan PHL Pemkot Prabumulih Terima SK Penerimaan Uang Lelah