Breaking News
Home / Hukum / Pengakuan Prada Deri, Membunuh Karena Vera Mendesak Minta Dinikahi. Lokasi Persembunyian Terlacak Usai Hubungi Keluarga

Pengakuan Prada Deri, Membunuh Karena Vera Mendesak Minta Dinikahi. Lokasi Persembunyian Terlacak Usai Hubungi Keluarga

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) II/4 Sriwijaya, Kolonel Inf Djohan saat melakukan konfrensi pers di Markas Polisi Miller (Pomdam) II/4 Sriwijaya. Tersangka Prada Deri Pramana, baju kuning hanya tertunduk pasrah.  foto:ist/net

PALEMBANG (kabar Rakyat) -Prada   Deri Pramana (21) dicokok Tim Gabungan anggota Detasemen Intel (Denintel) dan Kodam II/4 Sriwijaya di Padepokan Monghiam pimpinan H Sar’i, Kabupaten Serang Banten, Kamis (13/9/2019) dinihari. Terhitung sejak ditemukannya mayat Vera Oktaria (21), sudah 35 hari Prada Deri bersembunyi dari kejaran aparat. Tim Gabungan yang dipimpin Mayor Inf  Indo Wijaya dan Kapten Inf Rizal Rolip yang beranggota Serma Muhlisin,  Serka Indarwadi dan Serka Kms Darojat lalu menggelandang oknum TNI yang  desersi itu ke sel tahanan Detasemen Polisi Militer Daerah Militer (Depompomdam) II/4 Sriwijaya, Jumat (14/06/2019). “Persembunyian DP (Deri Pramana,  Red)  ini diketahui setelah beliau melakukan komunikasi dengan keluarganya pada tanggal 13 Juni 2019 kemarin, dimana mengatakan dirinya sedang berada di lokasi. Dengan menyebar intel, kita lakukan penangkapan,” kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) II/4 Sriwijaya, Kolonel Inf Djohan saat melakukan konfrensi pers di Markas Polisi Miller (Pomdam) II/4 Sriwijaya.

Korban Minta Dinikahi

Dari pengakuan Deri, menurut Djohan, terjadinya pembunuhan itu awalnya korban Vera mendesak Prada Deri untuk menikahinya secara resmi baik di kantor maupun negara. Namun Deri menolaknya.  Alasannya tersangka Prada Deri  masih terikat pendidikan kedinasan TNI. Alhasil kedua sejoli itu terjadi keributan.  Tidak ada yang tahu mereka bertengkar karena keduanya ribut di dalam kamar yang mereka sewa. Mereka menyewa kamar nomor 06 Penginapan Sahabat Mulia, Jalan PT Hindolo RT 05 RW 03 Kelurahan Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan. Saat itu pagi hari sekitar pukul 08.00 Wib.

BACA JUGA =  Sadis, Istri Tikam Suami Hingga Tewas di Ruang IGD RSUD Bari. Membunuh Dipicu Karena Suami Berselingkuh

Korban Vera emosi karena Deri dinilainya menghindar dari tanggungjawab menikahinya padahal korban (Vera)  mengaku dirinya sudah hamil. Diakui Prada Deri dalam masa pacaran itu dia dengan Vera sudah  melakukan hubungan suami istri.

Didesak untuk menikahinya membuat Prada Deri juga tersulut emosi. Diduga korban juga mengancam akan melaporkan perbuatan tersangka ke komandan kesatuannya. Hal ini membuat tersangka Prada Deri lepas kontrol.  Dia lalu membekap mulut korban hingga tidak bisa bernafas. Entah berapa lama tersangka yang sudah kerasukan setan tersebut membekap mulut pacarnya.  Dia melepaskan bekapan di mulut Vera setelah korban (Vera) tidak bergerak lagi.

Mengetahui Vera sudah tidak bernyawa,  membuat tersangka Prada Deri semakin panik.  Dia khawatir perbuatannya ketahuan dan berakibat dipecat sebagai anggota TNI. Terlintas dalam pikirannya untuk menghilangkan jejak.

BACA JUGA =  Prada Deri yang Mutilasi Pacarnya Menangis Saat Sidang Perdana Digelar di Pengadilan Militer. Oknum TNI itu Akan Disidang di Dua Kasus

Muncul pemikiran untuk mutilasi korban menggunakan gergaji. Deri sempat pergi keluar dan membeli sebuah koper besar. Rencananya potongan tubuh Vera akan dimasukkannya dalam koper itu.  Namun ide itu tidak jadi dilakukan.  Entah apa pertimbangan Deri membatalkan ide pertama.

Muncul ide lain, tersangka ingin memusnahkan barang bukti pembunuhan dengan membakar mayat Vera dengan menggunakan racun nyamuk. Namun itu pun tak jadi dilaksanakan.  Tersangka Deri bertambah panik,  dia khawatir perbuatannya  diketahui karyawan penginapan tempat mereka menginap. Akhirnya dengan putus asa,  Prada Deri memasukkan jenazah korban dalam lipatan kasur. Dia pun kabur dengan meninggalkan sepeda motor korban di penginapan itu.

Kronologis Pelarian Prada Deri

Deri sebelumnya kembali ke tempat pelatihannya Dodiklatpur di Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumsel.  Kemudian dia melarikan diri ke Lampung dengan membawa tas kresek warna hitam . Perasaannya selalu dihantui ketakutan dan perasaan bersalah. Saat berada dalam mobil angkutan umum yang ditumpanginya,  tesangka bertanya dengan salah satu penumpang dimana tempat untuk mendalami ilmu agama.  Penumpang tersebut lalu merekomendasi padepokan milik H Sar’i  di Serang Benten itu. Tanggal 10 Mei , DP (Deri Pramana,  Red)  tiba di Padepokan dan sampai kemarin pada tanggal 13 Mei 2019 hingga dia ditangkap. Jadi Prada Deri baru 3 hari berada di padepokan itu. Sisanya selama setengah bulan lebih selama ini berarti Deri selalu berpindah-pindah lokasi persembunyiannya.

BACA JUGA =  Jasad Reza Ditemukan Warga Mengapung di Sungai Waru. Tim Basarnas Evakuasi Jasad Korban Ke Rumah Duka

 Tersangka Prada Deri Pramana (baju seragam kuning) dikawal petugas POM saat hendak konferensi pers. foto:ist.

Saat konfrensi pers, tersangka Prada Deri juga dihadirkan.  Namun pria pembunuh berdarah dingin itu diam seribu bahasa.  Ketika beberapa wartawan mengajukan pertanyaan kepadanya tidak ada jawaban keluar dari mulutnya. Dia hanya diam seribu bahasa sambil  menundukkan kepala.

Sekedar mengingatkan Prada Deri Pramana diburu petugas Denintel dan Pomdam II/4 Sriwijaya karena diduga kuat terlibat atas terbunuhnya seorang karyawati Indomaret bernama Vera Oktaria (21) warga Jalan KH Azhari Lorong Indra Karya RT 33 Kelurahan 16 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU)  II  Palembang.  Jenazah Vera ditemukan Jumat,  10 Mei 2019 lalu dalam keadaan sudah membusuk dan sudah dimutilasi di Penginapan Sahabat Muliakamar nomor 06, Jalan PT Hindolo RT 05 RW 03 Kelurahan Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Muba, Sumsel. Indikasi keterlibatan Deri karena korban saat menginap bersama dia, Prada Deri, (sudarto/krw).

 

Tentang sihaj

Baca Juga

Firdaus Berhasil Ungguli Teguh Santosa, Terpilih Sebagai Ketum SMSI

Firdaus saat memberikan kata sambutan usai terpilih sebagai Ketua Umum SMSI periode 2019-2024.foto:net. JAKARTA (Kabar …

Tinggalkan Balasan