Penabrak Kapolsek Kertapati Saat Razia Ternyata Begal Motor Sadis

oleh -94 views

Tersangka Rs saat digiring petugas Polsek Kertapati Palembang. foto:fadil/krw.

PALEMBANG (Kabar Rakyat)- Pelaku curat yang menabrak Kapolsek Kertapati AKP I Putu Suryawan, berinisial RS (17) mengaku tidak menduga jika yang ditabrak tersebut adalah kapolsek . Tersangka yang juga mengakui sudah malang melintang di dunia kejahatan dengan motif pembegalan sepeda motor di tiga wilayah hukum, yakni Polsek Kertapati serta Polsek Pemulutan dan Polsek Indralaya Ogan Ilir serta tidak segan untuk melukai korbannya. Hal ini terungkap dari pengakuan tersangka saat diinterogasi petugas unit reskrim Polsek Kertapati, Selasa (5/6). “Kalau membegal sepeda motor sudah tiga kali pak, yang terakhir pada 2 Juni lalu di jalan lurus antar kabupaten Palembang-Ogan Ilir sepeda motor Yamaha Mio M3,” aku tersangka RS,

BACA JUGA =  TIGA PENDUKUNG PASLON MINTA PILKADA MUARA ENIM DIULANG. SALAH SATU CALON DIDUGA MELAKUKAN POLITIK UANG

Dia kemudian menceritakan kejadian menabrak Kapolsek tersebut terjadi pada hari Minggu (3/6) malam. Saat itu, menurut RD, dirinya hendak mengantar tersangka temannya Ag ( masih buron,red) ke rumahnya. Namun, setibanya di Jl Ki Merogan dari kejauhan dirinya sudah melihat ada razia dan dirinya telah memberitahukan untuk tidak melewati razia kepada Ag. “Waktu itu saya dibonceng Ag yang buron pak, terus saya melihat di depan ada razia tapi Ag tidak peduli malah tancap gas dan hendak menabrak rombongan pak polisi yang lagi razia, padahal saat itu saya sudah ingatkan dia pak, ” aku RS yang tinggal di Pemulutan ini kepada petugas.

BACA JUGA =  Seorang Warga 5 Ulu Curi Motor Di Masjid Al Ikhlas Kayuagung

Ditambahkan Ar, sudah diperingatkan tapi Ag  terus memacu gas motor Yamaha Vixionnya dan brakkk… Saat itulah barikade razia diterobos beserta plang razia hingga membuat sepeda motor tersebut jatuh dan terakhir mengenai tubuh Kapolsek. Belakangan dia baru mengetahui ternyata yang ditabraknya itu adalah pucuk pimpinan Polsek Kertapati AKP I Putu Suryawan. “Baru setelah diberitahu ternyata yang kami tabrak itu kapolsek. Dan saya berhasil ditangkap karena membawa parang sementara Ag kabur,” ucap RS lirih.

Dengan nada bicara yang berat Rs menceritakan mereka biasanya setelah berhasil mendapat motor maka motor itu dijual dan hasil digunakannya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan untuk beli baju lebaran “Uangnya juga dibelikan pakaian untuk lebaran Pak, Modus kami, dengan cara menghadang korban. Setelah dia panik, kami langsung mengambil motor dan kabur Pak,” pungkasnya.

BACA JUGA =  Pihak Imigrasi: Jika Di Sumsel Ada TKA Buruh Kasar, Segera Laporkan. Mereka Akan Dideportasi

Sementara, Kapolsek SU I AKP I Putu Suryawan melalui Kanit Reskrim Ipda Deni Irawan dikonfirmasi terkait aksi kejahatan yang dilakukan tersangka ini membenarkan. “Di tahun 2015 tersangka ini meski masih dibawah umur sempat terlibat aksi bajing loncat di wilayah hukum Polsek Kertapati,” ungkap Deni yang menegaskan kasus ini menjadi atensi dari Kapolresta Palembang dan pihaknya masih memburu keberadaan tersangka Ag untuk diringkus.(fadil/krw)