Pemuda Pengidap Gangguan Jiwa Warga Pangkalan Lampam OKI Gantung Diri

oleh -232 views

Seorang warga menunjukkan lokasi tempat Reteman ditemukan tewas tergantung.  foto:nis/krw.

KAYUAGUNG (KabarRakyat) – Warga Desa Sungutan, Kec Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dihebohkan dengan peristiwa gantung diri. Seorang pria bernama Rateman (27) warga desa setempat ditemukan tak bernyawa dengan posisi tergantung. Diduga Rateman karena gantung diri.
Adanya peristiwa ini dibenarkan Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra melalui Paur Subbag Humas Ipda Muhammad Nizar, Minggu (12/5/2019).
Kronologis kejadian, kata Ipda M Nizar pada Sabtu (11/5/2019) sekitar 15.00 wib. Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Sungutan, Kec Pangkalan Lampam. Sebelum kejadian sekitar pukul 14.30 wib, kakak kandung korban Kardi (40) warga Desa Sungutan ke rumah korban. Setelah tiba di rumah korban, ia melihat saudaranya berbaring atau tiduran tidak memakai pakaian. Hanya memakai handuk yang  dililitkan di pinggang.
Kemudian kakak korban bertanya kepada adiknya mengapa berbaring seperti demikian. Korban menjawab lagi tidak sehat badan. Kemudian kakak korban kedapur menemui ayuk atau kakak ipar perempuan korban untuk meminjam gergaji. Setelah mengambil gergaji kakak korban kembali ke rumahnya, dan ayuk ipar korban atas naman Jaisa pergi ke kebun untuk menyadap karet. ” Setelah pulang dari menyadap karet itulah ayuk ipar korban melihat korban telah tergantung pada tiang penyangga rumah dengan menggunakan tali. Melihat korban sudah dalam posisi tergantung ayuk ipar korban lansung meminta pertolongan, kemudian kakak di bantu para saksi menurunkan korban yang tergantung.
Setelah dilakukan visum luar oleh tenaga medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dibadan korban,”kata Ipda M Nizar.
Dijelaskan, atas peristiwa itu pihak kepolisian sudah mengambil tindakan mendatangi TKP dan bersama dengan tenaga media dari puskesmas Pangkalan Lampam melakukan visum luar. Selain itu juga sudah memeriksa saksi-saksi.
” Catatan korban mengidap sakit jiwa selama 5 tahun dan pernah di rawat di RD Ernaldi Bahar Palembang,”pungkas Nizar. (nis/krw)

BACA JUGA =  Seorang Warga Desa Markisa OKU Diciduk Tim Densus 88