Pemain Kuda Lumping Tewas Dengan Kepala Pecah. Saat Atraksi, Kesurupan Benturkan Kepala ke Besi

oleh -417 views

Salah satu atraksi kuda lumping. Foto hanya ilustrasi tidak ada kaitan dengan berita. foto:net.

BATURAJA (Kabar Rakyat) – Atraksi kuda lumping untuk menyemarakan Peringatan HUT ke74 Republik Indonesia di Baturaja berakhir tragis.  Seorang pemain kuda lumping bernama Eko (49) warga Kelurahan Air Gading Kecamatan Baturaja Barat,  Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU)  kesurupan dan membenturkan kepalanya hingga berdarah.  Akibat luka di bagian kepala sangat parah membuat Eko meninggal dunia. Peristiwa nahas itu terjadi  Minggu (18/8/2019) sekitar pukul 14.00 Wib.

Informasi yang didapat Kabar Rakyat,  dalam rangka menyemarakan peringatan HUT RI ke 74, masyarakat Kelurahan Talang Jawa, Kecamatan Baturaja Barat, OKU  mengadakam atraksi kuda lumping. Warga yang mayoritas berasal dari Jawa itu merasa terhibur dengan adanya atraksi semacam itu.

BACA JUGA =  Desa Jaya Bakti Diganjar Penghargaan Polres OKI . Tiap Blok Ada Poskamling

Atraksi kuda lumping awalnya berjalan normal. Dua pemain kuda lumping –salah satunya Eko-berlenggak lenggok menari dengan mengepit kuda lumping mengikuti irama musik pengiring.  Taklama keduanya pun mulai kesurupan. Mulailah kedua orang ini bertindak di bawah alam sadar dan di luar kebiasaan orang normal.

Mereka dapat mengupas kelapa dengan gigi atau mencabut singkong dengan gigi mereka. Mereka menjadi kuat dan bertingkah aneh-aneh di luar kebiasaan orang normal. Ada kekuatan gaib yang hadir pada diri mereka.

Nah,  disini Eko melakukan atraksi  yang berbahaya, dia memecahkan genteng dengan kepalanya. Sebelumnya mungkin sudah sering Eko melakukan atraksi seperti ini dan sukses.  Apalagi dia (Eko)  sudah senior bahkan termasuk pawang di kelompok kuda lumping itu.

BACA JUGA =  Golkar Dukung 5 Petahana Kepala Daerah Pada Pilkada Serentak di Sumsel. Dukungan Untuk 2 Kabupaten Masih Diproses

Mungkin hari itu apes bagi Eko.  Saat memecahkan genteng itu kepalanya terluka dan mengeluarkan darah segar. Seharusnya atraksi itu dihentikan mengingat korban sudah terluka. Namun karena orang itu dalam keadaan kesurupan, dia tidak mau berhenti. Malah dia semakin bringas dan di luar kendali.

Dalam kondisi kepala berdarah Eko tetap menari nari khas kuda lumping.  Bahkan Eko berlari menuju pinggir lapangan dengan melompati pagar besi pembatas. Lalu dia membenturkan kepalanya ke besi dengan keras.

Akhirnya korban semaput.  Dia terjatuh di tanah.  Lalu dua orang pawang kuda lumping berlari mendekati korban untuk memberikan pertolongan. Korban yang kepalanya terus berdarah iti lalu dibopong  ke ruang ganti yang bersebelahan dengan panggung.

Seorang pemain kuda lumping, Eko (49) yang tewas saat atraksi, Minggu (18/8/2019). foto:ist/dok.polres oku.

BACA JUGA =  Tiga Pejabat Polres OKI Mutasi

Tim medis sempat juga dimintai pertolongan. Namun mungkin akibat benturan keras di bagian kepala itu,  membuat nyawa Eko tidak bisa diselamatkan. Mengetahui adanya pemain kuda lumping yang tewas,  maka pertunjukan langsung dihentikan. Jenazah korban Eko lalu dibawa ke rumahnya untuk disemayamkan.   Kelurahan Air Gading Kecamatan Baturaja Barat.

Kapolsek Baturaja Barat, AKP Marwan menjelaskan kepada wartawan, awal kejadian pada hari Minggu, (18/8/2019), sekira pukul 10.00 Wib, rombongan kuda lumping dan Reog Ponorogo yang berjumlah 50 orang memulai pertunjukan. Namun sekira pukul 12.00 Wib pertunjukan selesai dan para pemain istirahat. Pukul 13.00 Wib, pertunjukan dilanjutkan kembali. Pada pertunjukan lanjutan ini,  terjadi musibah yang menimpa Eko.  (iwan sariyanto/krw)