Oknum Pegawai Lapas Jambi Masuk Jaringan Pengedar Narkoba Antar Provinsi. Diringkus Satres Narkoba Polda Sumsel

oleh -277 views

 

Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara didampingi Wadir Reserse Narkoba Polda Sumsel AKBP Amazona Pelamonia, saat menggelar press release. foto:ari/krw.

PALEMBANG (Kabar Rakyat)-Satuan Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil meringkus tersangka pengedar narkoba antar provinsi. Ternyata peredaran narkoba dikendalikan dari dalam penjara Lembaga Pemasyarakatan (lapas).

Hal itu berdasarkan pengakuan tersangka pelaku berinisial EDR (54), yang ditangkap polisi setelah memesan sabu-sabu dari Palembang. EDR merupakan oknum pegawai Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Muarabulian, Kabupaten Batang hari, Jambi. “Saya diperintah oleh oknum lapas yang ditahan di Batam yang bernama Sendi alias Cak. Saya memang kenal dengan oknum tersebut karena sama-sama berasal dari Jambi,” ujar EDR dalam konferensi pers yang digelar di halaman Mapolda Sumatera Selatan, Rabu (12/12/2018).

BACA JUGA =  Babinsa Koramil 430-02/Sungsang Sosialisasi Penerapan New Normal

Kedua tersangka digiring  saat akan jumpa pers di Mapolda Sumsel. foto:ari/krw.

EDR yang merupakan penjaga lapas, mengaku baru kali ini membantu mengambil narkotika jenis sabu tersebut. “Saya tidak ada dijanjikan apa-apa hanya membantu,” tambah warga Jalan Patimura RT 04 Provinsi Jambi itu.

Tersangka lainnya berinisial SKD alias Adi (37) yang beralamat di Jalan KH Tomo Rt 11 Kelurahan Tahyatul Yaman, Kecamatan Pelayangan, Provinsi Jambi itu, sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta.

Penangkapan berawal dari oknum napi di Batam bernama Cak yang memesan sabu melalui bandar narkoba jenis sabu di Palembang sebanyak 6 kilogram. Melalui SKD alias Adi, sabu tersebut rencananya dibawa melalui jalur darat. Namun sebelum berangkat, Adi sudah lebih dulu ditangkap di Jalan Kolonel H Barlian Km 9 Palembang. Sedangkan EDR ditangkap di Jambi pada Kamis (6/12/2018), ketika akan mengambil sabu tersebut.

BACA JUGA =  KPU Prabumulih Tetapkan Paslon Wako dan Wawako Prabumulih Terpilih. Ridho Yahya Kembali Pimpin Kota Prabumulih Periode 2018-2023

Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara didampingi Wadir Reserse Narkoba Polda Sumsel AKBP Amazona Pelamonia, mengungkapkan bahwa kasus yang melibatkan oknum lapas bukan kali pertama terjadi, bahkan sudah sering terjadi. “Dari hasil pengembangan ternyata sabu tersebut akan dibawa ke Jambi dari Palembang. Dari penangkapan Adi ternyata ada keterlibatan oknum lapas di Jambi dan napi di Batam,” jelas Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara.

BACA JUGA =  Advokat Titis dan Kapolsek Sako Saling Lapor. Salah Paham Saat Penyerahan Tersangka

Masih kata Kapolda Sumsel, Kota Palembang saat ini menjadi tempat transit sehingga dimanfaatkan oleh bandar dan jejaring narkoba. “Dari pengakuan tersangka, mereka mengaku belum diupah. Barang dibawa dari Palembang untuk diedarkan ke Jambi. Dugaan di Palembang ada distributor besar. Saat ini masih dalam proses, pada akhirnya akan terungkap semua,” ujarnya. Kedua pelaku akan dikenakan pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (2) subsider Pasal 112 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.(ari/krw)