Nakes RSUD Kayuagung Mulai disuntik Vaksin Covid-19

oleh -55 views

Salah satu nakes RSUD Kayuagung disuntik vaksin Covid-19, Senin (25/1/2021).

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat) – Sebanyak 600 orang pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung mulai dilakukan suntik vaksinasi Covid-19. Untuk tenaga kesehatan (nakes) maupun non kesehatan (non nakes) disuntik secara bertahap, Senin (25/1/2021).

Tahap pertama bagi tenaga kesehatan yang disuntik vaksin perharinya sebanyak 90 orang dan digelar selama 7 hari.

Direktur RSUD Kayuagung dr Hj Asri Wijayanti MKes mengatakan, pihaknya mendapat sekitar 600 dosis vaksin dari total 3.202 yang diperoleh Kabupaten OKI untuk tahap pertama.

BACA JUGA =  Bawaslu Kabulkan Gugatan Partai Bulan Bintang

“Kita sudah mulai memberikan vaksin Covid-19 dengan peserta para nakes dan semua staf di RSUD Kayuagung hari ini,”katanya.

Diungkapkan, pemberian vaksin covid-19 ini bertujuan supaya seluruh karyawan RSUD Kayuagung memiliki daya tahan tubuh kuat terhadap virus Corona.

“Sistem kerja vaksin ini ialah meningkatkan imunitas dan membentuk antibodi supaya para tenaga kesehatan dan pegawai RSUD Kayuagung termasuk saya dapat memiliki daya tahan tubuh kuat,” terangnya.

BACA JUGA =  Terganggu Tidur, Seorang Ibu RT Dihajar Kakak Kandung

Lanjutnya, para nakes maupun karyawan non kesehatan menjadi sasaran utama vaksinasi karena mereka sangat berpotensi tertular Covid-19, dengan harapan tak ada tenaga kesehatan yang menjadi korban. Dimana sebelum dilakukan penyuntikan vaksin para peserta harus melalui proses screening terlebih dahulu.

“Saya juga mengikuti vaksinasi, karena kami yang berada di lingkup Rumah Sakit memang potensi tertularnya cukup besar dan kami ini yang berhadapan langsung dengan pasien,”terangnya.

BACA JUGA =  Bejat, Perkosa Anak Tiri Hingga Hamil, Selalu Ancam Korban

Terpisah, Kabag Tata Usaha RSUD Kayuagung, Iskandar Fuad menambahkan, nantinya tenaga kesehatan yang sudah disuntik vaksin supaya dapat membantu memberi pemahaman kepada masyarakat mengenai manfaat dari vaksin.

“Vaksin ini selain untuk melindungi tenaga kesehatan juga diperuntukan bagi masyarakat karena berguna untuk membentuk antibodi, sangat diharapkan kesadaran masyarakat menjadi meningkat, serta menghindari adanya penolakan dari warga yang nantinya mendapatkan vaksinasi,”jelasnya. (nis/krw)