MPA Tiga Desa Dibina Untuk Siap Gahkarhutla di OKI

oleh -277 views

Para MPA yang mengikuti pelatihan di Desa Lebak Pancur Kelurahan Kedaton Kecamatan Kayuagung, Kamis (20/6/2019). foto:nis/krw.

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat) -Sebanyak 30 orang Masyarakat Peduli Api (MPA) yang berasal dari tiga desa di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan dilakukan pembinaan guna siap dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Gahkarhutla).
Pembinaan tersebut dilaksanakan di Desa Lebak Pancur Kelurahan Kedaton Kecamatan Kayuagung, Kamis (20/6/2019). Acara dibuka langsung oleh Kepala Manggala Agni Daops III OKI, Candra Ifransyah, SHut dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKI, Listiadi Martin.
Sebelumnya, sebanyak 30 MPA yang berasal dari Desa Cinta Jaya dan Pulau Geronggang Kecamatan Pedamaran Timur serta Kelurahan Kedaton Kayuagung telah dilakukan pembinaan sejak Rabu (19/6/2019).
Kepala Manggala Agni Daops III OKI, Candra Irfansyah, SHut mengatakan, kegiatan pembinaan kepada MPA ini dengan tujuan untuk mewujudkan masyarakat yang siap untuk turut serta dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Apalagi musim kemarau akan segera tiba. ” Kegiatan pembinaan MPA secara resmi ini guna menyemangati peserta dan melatih peserta kembali dalam tugasnya nanti guna Gahkarhutla tahun ini,”ungkapnya.
Lanjut Candra, untuk MPA di Kabupaten OKI ini cukup banyak ada yang dibina oleh perusahaan-perusahaan yang dekat desa mereka. Perusahaan itu termasuk yang membentuknya. ” Kegiatan ini bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi Karhutlah sehingga perlu menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan keterampilan dan keahlian dalam pencegahan karhutla,”teranya.
Dia menambahkan, MPA ini juga aktif
dalam patroli terpadu. Sehingga nantinya apabila tingkat kerawanan meningkat saat musim kemarau MPA-MPA yang telah dibina ini sudah siap dalam pengendalian. Di tahun ini akan lebih siap menghadapi karhutla baik SDM dan koordinasi dengan dinas atau instansi terkait.
Sementara itu Kepala BPBD OKI, Listiadi Martin menjelaskan, sebenarnya terkait pencegahan karhutla untuk Kabupaten OKI, sudah tetapkan siaga pada Oktober tahun lalu. Maka oleh karena itu sudah jauh-jauh hari menjaga rumput selagi basah dari sekarang. Dengan alasan pencegahan itu lebih murah daripada memadamkan api apabila sudah terbakar. ” MPA ini sebagai pahlawan kemanusiaan karena mereka lah yang mencegah terjadinya karhutla. MPA ini dibina guna menghadapi musim kemarau tahun ini,”jelasnya, sambil meneriakkan yel-yel salam tangguh kepada peserta MPA.
Para MPA yang dilakukan pembinaan dilatih oleh pegawai Manggala Agni Daops III termasuk diberikan pengetahuan oleh Reza Heni dari Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Hutan (BPPIH) Provinsi Sumsel. Semua peserta dilatih bagaimana cara menanggulangi karhutlah. Termasuk yang paling utama dilatih cara pencegahan karhutlah. (nis/krw)

BACA JUGA =  Satlantas-Dishub Akan Tindak Tegas Kendaraan Parkir Sembarangan. Dilarang Parkir Di Sepanjang Jalan Bandara Sampai Jakabaring