Breaking News
Home / Sumsel / Muara Enim / Mobil Ditumpangi Menabrak Truk Bongkar Muatan, Wadanyon Armed 15/105 Tarik Martapura, OKU Timur Meninggal Dunia

Mobil Ditumpangi Menabrak Truk Bongkar Muatan, Wadanyon Armed 15/105 Tarik Martapura, OKU Timur Meninggal Dunia

Wadanyon Armed) 15/105 Tarik Martapura Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan,  Mayor Arm Ardi, semasa hidup bersama keluarganya. foto:ist.

PALEMBANG (Kabar Rakyat) –  Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) Arteleri Medan (Armed) 15/105 Tarik Martapura Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan,  Mayor Arm Ardi, menghembuskan napas terakhir setelah mobil yang ditumpanginya mengalami kecelakaan lalulintas.

Kecelakaan maut itu  terjadi di Desa Metur, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, Jumat (7/9) sekitar pukul 00.05 WIB. Mayor Arm Ardi S.I.Pem bersama istri dan anaknya mengendarai kendaran dinas Noreg 7348-II yang dikemudikan Pratu Heru Kuncoro dari Martapura OKU Timur tujuan Palembang. Nahas saat di tempat kejadian perkara (TKP) mobil itu menabrak kendaraan truk kuning nopol BG 8074 VA bermuatan bambu. Mobil truk saat itu sedang membongkar muatan.

BACA JUGA =  Patroli Gabungan Cek Kesiapan Perusahaan Perkebunan di OKI Hadapi Karhutbunla

Mayor Arm Ardi bersama istri dan anak itu ke Palembang dalam rangka menghadiri acara pengundian lomba Oramil dalam rangka HUT TNI.

Mengetahui ada truk berhenti di depannya, Heru sang sopir terkejut. Dia berusaha mengerem namun diduga mobil itu melaju kencang membuat upaya menghindarkan tabrakan tidak berhasil. Brakkk…terdengar suara keras mengerikan memecah keheningan malam . Warga sekitar langsung keluar rumah mencari asal suara. Mobil yang ditumpangi perwira menengah tersebut dan keluarganya itu menabrak bak bagian belakang truk. Nahas kepala Wadanyon terbentur bambu. Melihat ada korban berlumuran darah warga berusaha membantu.

BACA JUGA =  Setelah Dirampok Korban Dilempar di Bawah Jembatan dengan Tangan Terikat. Perampok Sadis itu Divonis 9 Tahun Penjara

Warga sekitar berusaha mengevakuasi korban Mayor Arm Ardi ke Rumah Sakit (RS) Bunda Prabumulih. Namun nyawa Wadanyon itu tidak terselamatkan. Istri Wadanyon tidak sadarkan diri sedangkan Pratu Heru Kuncoro mengalami  luka lecet pada bagian pipi kirinya.

Jenazah Mayor Arm Ardi dan istri serta Pratu Heru Kuncoro lalu dibawa ke RS RK Charitas di Palembang. Jenazah Ardi  telah diterbangkan ke Jakarta, Jumat (7/9) sekitar pukul 11.30 WIB. “Penyerahan jenazah dari Kodam II/SWJ ke pihak keluarga sudah dilakukan secara militer di RS RK Charitas Palembang. Sekarang jenazah sedang diterbangkan ke Padang,” terang Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) II/SWJ Letkol Inf Djohan Darmawan. Istri dan keluarga Wadanyon masih dirawat di RS AK Gani Palembang. Pemakaman Wadanyon akan dilakukan secara militer. (sj/krw)

BACA JUGA =  Hendak Antar Nasi Untuk PRT, Seorang ASN Disbudpar Sumsel Tewas Seketika Digilas Roda Truk Fuso

 

 

Tentang sihaj

Baca Juga

Firdaus Berhasil Ungguli Teguh Santosa, Terpilih Sebagai Ketum SMSI

Firdaus saat memberikan kata sambutan usai terpilih sebagai Ketua Umum SMSI periode 2019-2024.foto:net. JAKARTA (Kabar …

Tinggalkan Balasan