Menjelang Buka Puasa, 4 Pria Terlibat Perkelahian. Satu Korban Menderita Luka Tusuk

oleh -162 views

Alat pembuka ban yang digunakan untuk menyerang disita untuk barang bukti.  foto:ferry/krw.

KENTEN (KabarRakyat) – Disaat orang persiapan untuk berbuka puasa,  tiba-tiba di sekitaran Kompleks Azhar terjadi perkelahian. Entah apa penyebabnya. Namun aksi kejar-kejaran antar pelaku yang terjadi Senin (27/9/ 2019) sekitar pukul 17.30 Wib di Jalan Pangeran Ayin,  Kenten Laut,  Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan itu menarik perhatian warga sekitar maupun pengendara.

Info yang didapat KabarRakyat di tempat kejadian perkara (TKP) perkelahian itu melibatkan dua bersaudara dengan dua orang pria yang belum diketahui identitasnya.  Namun dari insiden sore itu seorang pria bernana Iwan (25) menderita luka tusukan. Warga sekitar segera melarikan korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

BACA JUGA =  Pemungut Bola Golf Mencuri Tas Berisi Uang Ribuan Dollar. Tersangka Diringkus dan Dihadiahi 2 Butir Timah Panas

Seorang saksi mata,  Deli (36) mengatakan  mereka sudah berkejar-kejaran dari Komplek Azhar hingga ke Jalan Pangeran Ayin. Namun Deli mengaku tidak tahu apa motif perkelahian itu.  Hanya saja dia melihat,  salah seorang pria dengan wajah beringas mengambil alat pembuka ban milik tukang tampal ban yang ada di TKP. Kemudian dengan alat itu, pria mengejar lawannya yang sudah duluan berlari.
Saksi lainnya,  Naen (18) mengatakan korban terkena tusukan di perut. Korban Iwan sempat berteriak meminta tolong namun tidak digubris warga karena mereka khawatir menjadi sasaran. Apalagi tubuh dan pakaian  Iwan basah oleh darah segar makin membuat warga takut mendekat.  Mengetahui lawannya sekarat bersimbah darah kedua pria yang belum diketahui identitasnya itu melarikan diri.

BACA JUGA =  Gila... Oknum Guru Agama Cabuli 7 Orang Siswi SD. Sekarang Mendekam Dalam Sel Tahanan

Salah satu tkp perkelahian berdarah. foto:ferry/krw

Setelah pelaku kabur baru ada warga yang berani menolong korban. Seorang warga bernama Jansen (22 ) mengaku awalnya telah membawa korban Iwan ke Klinik Afifa, namun karena klinik itu kekurangan alat dan luka yang diderita korban cukup parah akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Myria.
Seorang petugas kepolisian Bripka Tedy M yang dikonfirmasi KabarRakyat menyatakan motif perkelahian ini belum jelas dan masih akan dilakukan pendalaman. “Korban masih belum bisa diajak komunikasi,”pungkas Tedy. (ferry burmansyah/krw)

BACA JUGA =  Empat Jabatan Penting di Kodim 0402/OKI-OI Dirotasi