Breaking News
Home / Hukum / Membunuh Karena Tersinggung Ditegur Dituntut 18 Tahun Penjara

Membunuh Karena Tersinggung Ditegur Dituntut 18 Tahun Penjara

Terdakwa M Yahya saat sidang agenda tuntutan jaksa di PN Kayuagung,  Rabu (31/7/2019).foto:nis/krw.

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat) – Terdakwa M Yahya (35), terdakwa kasus pembunuhan sidangnya kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kayuagung, Rabu (31/7/2019). Di persidangan terdakwa dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hendy Sinatrya SH selama 18 tahun penjara.
Sidangan itu dengan majelis hakim diketuai Resa Oktaria SH dengan anggota Irma Nasution SH dan Lina Safitri Tazili SH. ” Berdasarkan proses persidangan perbuatan terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan, melanggar dalam pasal 340 Kuhp,”ungkap jaksa.
Saat di persidangan, terdakwa yang didampingi oleh pengacaranya, H Herman SH MH,  menyampaikan pembelaan secara lisan permohonan keringanan hukuman. ” Kepada majelis hakim kami minta keringan hukuman dengan alasan tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi dan terdakwa ini belum pernah dihukum,”ujar Herman.
Dalam surat dakwaan yang dibacakan dalam persidangan, diketahui perbuatan terdakwa terjadi Rabu 13 Februari 2019 sekira pukul 13.00 Wib, bertempat di Desa Seri Tanjung Dusun II Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten OKI.
Bermula dari terdakwa memarkirkan mobil truk untuk memuat duku di jalan simpang Rilik yang menutupi jalan sehingga menggangu kendaraan lain yang lewat. Saat itu korban Jahri menegur korban karena memarkir mobil menutupi jalan dan meminta agar dipindahkan.
Rupanya perkataan korban membuat terdakwa tersinggung dan menjadi emosi. Maka terdakwa menyuruh sopir truk untuk menggeser mobil. Karena terdakwa emosi dan tidak senang sehingga timbul niat untuk membunuh korban. ” Lalu terdakwa mencari korban ke rumahnya terlebih dahulu lewat depan rumah korban dengan motor dan dilihat saksi Diman,”kata Jaksa.
Tak lama kemudian saksi Diman melihat terdakwa lewat depan rumah korban kembali. Melihat terdakwa berhenti dan turun motor, terdakwa menemui korban di halaman rumah sedang menyusun kotak duku kemudian terjadi ribut mulut.
Di lokasi ada saksi Karina (anak korban) dan saksi Abu Said, saksi Said sempat menyuruh korban masuk rumah. Korban masuk rumah dan terdakwa mengejar korban sambil mencabut pisau yang disimpan di balik pinggangnya.           Setelah berhasil menangkap tubuh korban tepat di bawah rumah dan langsung menusuk tubuh korban secara berulang kali pada bagian punggung dan leher. Saat itu korban berusaha untuk lari dari kejaran terdakwa yang masuk ke dalam rumah. Namun terdakwa masih mengejar korban menarik tubuh korban dan kembali munusuk korban hingga roboh di lantai. Majelis hakim menunda sidang terdakwa pada pekan depan dengan agenda pembacaan amar putusan.(nis/krw)

BACA JUGA =  Pencopet di Pasar Shoping Kayuagung Akhirnya Mendekam Dipenjara 2 Tahun

Tentang sihaj

Baca Juga

Firdaus Berhasil Ungguli Teguh Santosa, Terpilih Sebagai Ketum SMSI

Firdaus saat memberikan kata sambutan usai terpilih sebagai Ketua Umum SMSI periode 2019-2024.foto:net. JAKARTA (Kabar …

Tinggalkan Balasan