Melawan Saat Ditangkap, Seorang Bajing Loncat Didor Polisi

oleh -419 views

Salah satu tersangka bajing loncat yang dibekuk Tim Buser Polsek Kertapati. foto:fadil/krw.

PALEMBANG (Kabar Rakyat)– Dua t bajing loncat yang sering meresahkan sopir truk yang melintas di beberapa ruas jalan di daerah Kertapati akhirnya dibekuk petugas kepolisian. Kedua tersangka bernama Firman (22), dan Jepri (21), warga Jalan TPA Keramasan Kertapati Palembang. Keduanya berhasil diringkus petugas tim buru sergap (buser) Polsek Kertapati pimpinan Kanitres Ipda Deny Irawawan saat kedua tersangka melakukan aksinya di Jalan TPA Keramasan Kertapati Palembang pada Sabtu (22/4) siang.
Bahkan, petugas saat itu terpaksa memberikan tindakan tegas kepada salah satu tersangka Jepri dengan timah panas , lantaran melawan dan hendak kabur saat ditangkap. Saat digeledah dibalik pakaiannya ditemukan senjata tajam digunakan kedua tersangka. “Ya, hari ini kita Polsek Kertapati berhasil meringkus dua tersangka Residivis 365 disimpang TPA Keramasan Kertapati Palembang. Satu tersangka sudah di Polsek Kertapati, dan satu tersangka lagi bernama Jepri dilumpuhkan dengan timah panas, dan hingga sekarang masih dilakukan perawatan oleh pihak medis rumah sakit Bari Palembang,” ungkap Kapolsek Kertapati Palembang, AKP I Putu Suryawan, didampingi Kanitres Ipda Deny Irawan, saat gelar perkara di halaman Mapolsek Kertapati Palembang, Kamis (26/4) siang.

BACA JUGA =  Kakak Adik Terjaring Bawa Senpira dan Sajam

Kedua tersangka merupakan residivis dengan kasus yang sama. Kedua tersangka sudah tiga kali ditangkap anggota kepolisian dengan kasus yang sama. Modus yang dilakukan kedua tersangka bermula saat melihat mobil truk yang melintas membawa bahan pokok makanan maupun elektronik lalu diikuti para tersangka menggunakan sepeda motor. Tersangka Firman menaiki bak truk untuk mencuri barang korbannya. “Sedangkan tersangka Jepri menunggu dengan mengendarai motor dibawahnya, untuk menyambut barang yang dicuri,” jelas Kapolsek.

BACA JUGA =  Pembunuh Istri Mantan Pejabat PT Mitra Ogan Ditembak. Membunuh Karena Dendam Tidak Dipinjami Uang

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka, lanjut I Putu Suryawan, Kedua tersangka dikenakan dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara. “Barang bukti yang berhasil diamankan berupa dua buah senjata tajam jenis Pisau milik tersangka,” tutupnya.

Sedangkan tersangka Firman, saat ditemui mengatakan dirinya terpaksa mencuri barang-barang ketika mobil bak truk melintas, karena tidak mempunyai pekerjaan. “Itu terpaksa kami lakukan pak, karena tidak ada uang. Kadang dapat telor satu peti kami jual Rp 75 ribu, hasilnya kami bagi dua dengan Jepri, barang hasil mencuri tadi kami jual eceran pak, Uangnya sudah habis untuk makan sehari-hari,” ujar Firman.

BACA JUGA =  Pencuri Buah Sawit Ditangkap Diatas Perahu, Perusahaan Rugi 5 Ton Buah Sawit

Dalam melakukan aksinya, lanjut Residivis kasus yang sama ini, dirinya bertugas sebagai eksekusi mencuri barang. Sedangkan Jepri hanya menunggu disepeda motor. “Saat beraksi biasanya Jepri yang menunggu sepeda motor, sedangkan saya bertugas mencuri barang di belakang truk tersebut” tutup Firman. (fadil/krw)