Mayat Bersimbah Darah Korban Begal Motor Hebohkan Warga Lebong Siarang

oleh -319 views

Kondisi  M Deni Setiawan saat ditemukan warga dan membuat heboh warga Lebong Siarang. foto:ist.

PALEMBANG (Kabar Rakyat) – Warga yang tinggal di Kawasan Jalan Mayor Zurbi Bustan, tepatnya di depan SDN 127 Palembang, disamping kantor Den Intel Dam Kecamatan Sukarami Palembang dihebohkan adanya sesosok mayat tergeletak bersimbah darah di kawasan tersebut. Diduga, mayat tersebut merupakan korban dari kawanan begal yang beraksi di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Korban yang diketahui bernama Muhammad Deni Setiawan ditemukan warga sekitar TKP, Senin (9/7) sekitar pukul 06:00 WIB dalam posisi tergeletak tak bernyawa dengan kondisi bersimbah darah.

BACA JUGA =  Cegah Karhutbunla, Launching Patroli Terpadu Wujudkan Zero Asap di Sumsel

Deni diduga tewas setelah mendapatkan luka bacok pada bagian kepala dan pundak. Informasi yang dihimpun, selain Deni, terdapat dua korban lainnya yakni Putra dan Erlangga yang dilarikan ke Rumah Sakit Muhammad Hoesin Palembang.

Selain itu, kawanan begal ini berhasil membawa lari sepeda motor Honda Revo milik korban yang belakangan diketahui merupakan warga Jalan S Suparman, Lorong Sido Makmur IV, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang.

BACA JUGA =  Membunuh Karena Tersinggung Ditegur Dituntut 18 Tahun Penjara

Muhammad Zaini (47), ayah korban mengungkapkan, dirinya mendapat kabar bahwa anaknya ditemukan meninggal dunia dari sepupu anaknya pagi hari sekitar pukul 06.30 Wib. Sekilas informasi dari warga kejadian sekitar jam dua malam korban sedang mengendarai motor berboncengan tiga. “Lalu anak aku, sudah keno bacok itu sempat lari dan minta tolong samo warga sekitar. Tapi idak tau apa warga takut nolong nyo, sedangkan duo kawan nyo dibawa warga ke rumah sakit. Anak aku pagi tadi ditemukan sudah meninggal,” tambahnya saat ditemui di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Senin (9/7) pagi.

BACA JUGA =  Pelantikan pengurus komisariat REI OKU Raya

Dirinya menjelaskan, antara dirinya dan Deni memang tidak tinggal serumah, lantaran sudah pisah dengan istrinya. “Deni samo ayuknyo ikut ibunyo tinggal di Jalan S Parman, Lorong Sido Makmur IV, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami sedangkan Zaini tinggal di Jakabaring Palembang,” ungkapnya.(fdl/krw).