Masyarakat Selalu Waspada Saat Hujan Deras, Terutama Kecamatan Rawan Banjir

oleh -53 views

Sungai Komering.

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat) – Masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) diingatkan agar selalu waspada saat hujan deras, khususnya masyarakat yang bermukim di Kecamatan rawan banjir. Dengan alasan sekarang ini telah

memasuki puncak musim hujan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKI, Listiadi Martin SSos mengatakan, petugasnya terus memantau volume dan ketinggian air sungai. Apalagi posisi air sungai di beberapa wilayah mulai naik  bahkan ada yang hampir setara dengan jalan.

“Pemeriksaan secara rutin kami lakukan seperti mengukur ketinggian air sungai. Untuk data terbaru ini tinggi air naik sudah menyentuh angka 40 cm dan apabila air sudah mencapai di atas 50 cm maka disebut membahayakan,”terangnya, Senin (25/1/2021).

BACA JUGA =  Ayla Hantam Megapro, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Dikatakan, bahwa tinggi permukaan air sudah hampir  setara dengan jalan salah satu lokasinya adalah pada  aliran Sungai Komering.

“Memang ada, di Kelurahan Sukadana Kota Kayuagung yang permukaan air hampir setara dengan tinggi posisi jalan. Namun belum sampai meluber sisi jalan,” kata Listiadi.

Masih kata dia, untuk masyarakat yang tinggal di kecamatan rawan banjir yakni di daerah lebih rendah agar waspada.

Menurut Listiadi, kenaikan ketinggian air sungai juga terjadi di kecamatan rawan banjir seperti di Kecamatan Mesuji Makmur, Mesuji Raya dan sebagian lagi di Lempuing dan bagian hilir yakni Jejawi dan Tulung Selapan.

BACA JUGA =  Kesbangpol Prabumulih Sosialisasikan UU Pemilu Yang Baru

“Masyarakat tolong agar selalu waspada apalagi saat hujan deras. Jika situasi genting segera hubungi aparat Desa setempat,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, sejak memasuki musim penghujan, puluhan personil telah disiagakan untuk meminimalisir jika bencana banjir datang. “Dari awal kami sudah menyiapkan 40 anggota yang siap siaga dan secara mobile melakukan pemantauan di lokasi rawan banjir,” katanya, maka dengan begitu potensi banjir akan cepat terdeteksi.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten OKI, H Reswandi juga mengatakan telah menyiapkan 35 anggota tanggap darurat bencana (Tagana).

BACA JUGA =  Brimob Polda Sumsel Gelar Simulasi Pengamanan Asian Games di Palembang

“Kami siap selalu di dalam situasi apapun terutama dalam menghadapi bencana banjir, kita juga rutin melakukan himbauan kepada masyarakat dapat menghadapi datangnya bencana alam,” katanya.

Jika nantinya ada lokasi terdampak banjir maupun tanah longsor, Dinas Sosial akan menurunkan bantuan mobil dapur dan tenda pengungsian. Sedangkan untuk bantuan sembako dan perlengkapan lainnya baru akan di dapatkan setelah adanya bencana.

“Kalau untuk bantuan itu kan kami memang tidak diberikan stok, begitu ada bencana barulah pemerintah pusat maupun daerah akan menyalurkan bantuan tersebut,” pungkasnya. (nis/krw)