Majelis Hakim Keluarkan Penetapan Penahanan Irpan Hadi, Anggota DPRD OKI yang Diduga Gunakan Ijazah Palsu

oleh -202 views

 

Arpan Hadi didampingi istri saat akan dibawa jaksa menuju Lembaga Pemasyarakatan Kayuagung usai sidang, Kamis (15/2). foto:nis/krw.

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat) – Akhirnya oknum anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Arpan Hadi ditahan. Penetapan No 547/Pid.B/2017/PN.Kag  itudibacakan Ketua Majelis, Bambang J Winarno SH didampingi hakim anggota, RA Asri Ningrum, SH MH dan Irma Hani Nasution, SH MHum, setelah sidang lanjutan kasus dugaan ijazah palsu dengan agenda pembacaan replik di Pengadilan Negeri (PN) Kayuagung, Kamis (15/2).

Sebelumnya Arpan Hadi (37) yang tercatat warga Perumahan Tanjung Rancing Blok C12 Kabupaten OKI ini telah berstatus tahanan kota oleh jaksa penuntut umum sejak 12 September 2017 hingga  1 Oktober 2017.  Saat diperiksa pihak kepolisian Arpan tidak ditahan. Namun kemarin oknum anggota dewan dari Partai Gerinda ini terpaksa akan merasakan menginap di hotel prodeo hingga 16 Maret 2018 yang akan datang .

BACA JUGA =  Curi Kabel Milik Dinas Perumahan Dituntut 6 Tahun Penjara

Sekedar mengingatkan kembali, Arpan duduk di ‘kursi panas’ PN Kayuagung karena diduga menggunakan ijazah palsu saat mencalonkan diri menjadi anggota DPRD OKI pada Pemilu 2014 lalu.  Pada sidang sebelumnya dia  dituntut jaksa penuntut umum hukuman penjara selama 4 tahun 6 bulan  dan  denda Rp200 juta. Arpan didampingi pengacaranya, Advokat Arian SH. Dia bersikeras bahwa kliennya tidak bersalah. “Kami merasa ini merupakan kriminalisasi dari salah satu pihak. Oleh karenanya, kami akan melakukan pembelaan secara tertulis,” kata Arian usai sidang. Dirinya juga mengklaim, secara umum pihaknya tidak terbukti menggunakan ijazah palsu.

BACA JUGA =  Tipu Perusahaan Ratusan Juta Rupiah, Kerani Divisi II PT ATS Diringkus Tim Macan Komering

Kasus dugaan ijazah palsu oknum anggota DPRD OKI dari Fraksi Gerindra ini berawal dari laporan pelapor atas nama, Fadrianto dengan nomor laporan LPB/986/XII/2015/SPKT pada tanggal 15 Desember 2015 lalu. Dalam laporan tersebut, saat registrasi pencalonan, oknum anggota DPRD OKI itu diduga menggunakan ijazah milik orang lain yang dikeluarkan Universitas Azzahra Jakarta dengan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) 03060177, yang diketahui milik seseorang bernama Fadloli.

BACA JUGA =  Lagi, Reserse Narkoba OKI Bekuk Pemakai Narkoba

Selanjutnya, keluar surat perintah penyidikan pada 29 Februari 2016 dengan nomor SP.Sidik/122/II/2016/Ditreskrimum. Keluar surat panggilan tersangka dengan nomor SP.Gil/412/II/2017/Ditreskrimum pada 28 Februari 2017 hingga berkas dinyatakan lengkap (P21) dan dilimpahkan ke kejaksaan dan pengadilan dengan status sebagai tahanan kota. (nis/krw)