Mahasiswi Akbid Ponpes Assanadiyah Ditemukan Tewas Tergantung. Polisi Masih Menyelidiki, Apakah Bunuh Diri Atau Dibunuh

oleh -489 views

Petugas Kepolisian saat melakukan olah TKP di Akbid Ponpes Assanadiyah, Jumat (11/5). foto:ist/net.

PALEMBANG (Kabar Rakyat)– Seorang mahasiwi Akademi Kebidanan (akbid) Pondok Pesantren (Ponpes) Assanadiyah ditemukan tewas dengan posisi leher terjerat tali tergantung. Mahasiswi akbid yang tewas itu berinisial TA (19). Adanya peristiwa tragis itu, tentu saja menghebohkan penghuni ponpes dan warga sekitar Jl KH Balqi Lrg Banten IV Kelurahan 16 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II Palembang, tempat ponpes itu berdiri.

Jenazah TA yang tergantung tali itu pertama kali diketahui Suparman (21). Dia melihat TA tergantung di samping asrama putri Akbid Ponpes Assanadiyah, Jumat (11/5) sekitar pukul 02.30 WIB, dini hari. Suparman lalu memberitahu temuannya kepada pihak ponpes. Dalam sekejap warga langsung ramai memenuhi sekitar TKP. Taklama datang petugas SPKT Polresta Palembang didampingi petugas unit identifikasi dan petugas Polsek SU II.

BACA JUGA =  Pemuda Pengidap Gangguan Jiwa Warga Pangkalan Lampam OKI Gantung Diri

Entah apa yang mendasari TA hingga dirinya nekat untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan tali nilon yang tergantung di tiang jemuran. Ada dugaan masalah asmara. Suparman merupakan pacar TA. Dia orang yang pertama kali menemukan  TA dalam posisi tergantung.

Suparman dengan cepat menurunkan tubuh korban dengan melepas tali yang melilit leher TA. Saat petugas tiba dan mereka mendapati korban sudah dalam posisi terbujur kaku dengan luka lecet bekas jeratan tali di leher.

BACA JUGA =  Bhayangkari OKI Beri Sembako dan Nasi Kotak Kepada Warga Kayuagung. Ringankan Beban Warga Terdampak Covid-19

Dari fakta yang didapat polisi di lapangan , posisi lidah TA tidak dalam posisi terjulur lazimnya orang tewas gantung diri. Petugas juga tidak menemukan tanda – tanda kekerasan pada tubuh TA.

Jenazah korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumsel untuk dilakukan visum. Sementara dari pihak Akbid Assanadiyah tidak mau berkomentar terkait kejadian itu.

Kapolsek Seberang Ulu II, Kompol Okto Iwan, menyatakan saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan. Mereka akan melakukan pemeriksaan terhadap rekan TA semasa hidup termasuk melakukan pemeriksaan terhadap pacar korban , Suparman karena dia yang pertama kali mengetahui kejadian itu. (iwan/krw)

BACA JUGA =  4 Terdakwa Pengangkut BBM Ilegal Lega, Divonis Ringan oleh Hakim