Breaking News
Home / Sumsel / OKI / Lebaran Hari Kedua Warga Perantauan Mudik Untuk Berziarah. TPU Desa Seriguna OKI Ramai Orang Ziarah.

Lebaran Hari Kedua Warga Perantauan Mudik Untuk Berziarah. TPU Desa Seriguna OKI Ramai Orang Ziarah.

SERIGUNA (KabarRakyat) -Tradisi masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilur (OKI), Sumatera Selatan pada hari kedua lebaran idul fitri ramai berziarah ke makam keluarga.  Begitu juga halnya dengan tempat pemakaman umum (TPU)  di Desa Seriguna Kecamatan Teluk Gelam, OKI ramai didatangi orang-orang ingin berziarah.

Tempat pemakaman ini sudah berusia puluhan mungkin juga ratusan tahun.  Jadi sudah banyak generasi yang dimakamkan disini.  Mereka yang dimakamkan didominasi warga Desa Seriguna dan Desa Penyandingan.  Ada juga dari orang desa dari luar yang dimakamkan disini namun jumlahnya sangat sedikit.

BACA JUGA =  Warga Tolak Ganti Rugi Proyek Tol Pematang Panggang-Kayuagung. Pihak Pemborong Terhambat Bekerja Karena Jalan Diportal

Makanya jangan heran,  suasana ziarah di Desa Seriguna ini sangat ramai. Malah kalau orang yang belum tahu, mungkin dianggap ada orang sedang pesta.  Suasana ramai  karena mereka warga atau pun keturunan Desa Seriguna dan Desa Penyandingan yang mencari rezeki baik di Kota Palembang,  Prabumulih maupun di kota di luar Pulau Sumatera,  berusaha mudik untuk berziarah. Ratusan mobil terparkir rapih di lapangan bola kaki yang dari dulu sudah ada di depan kompleks pemakaman.

BACA JUGA =  Tiga 'Jurus' PT Semen Baturaja Hadapi Persaingan Global

Setiap tahun Kepala Desa Seriguna, Firdaus dan BPD setempat membentuk panitia untuk kelancaran para peziarah.  Setiap kendaraaan roda empat yang akan masuk lokasi diberikan amplop kosong.  Tujuannya agar diisi uang sukarela sebagai infaq untuk biaya kegiatan panitia.  Hal ini sudah berjalan puluhan tahun.

Bukan itu saja, yang menambah semarak disana banyaknya para pedagang makanan, minuman dan mainan anak-anak yang berjualan di depan arah kompleks pemakaman. Tempat itu gratis. “Dek ade mbae tapi agok mbuat dewek (tidak bayar tapi tempat buat sendiri), “ujar seorang pedagang pempek kepada KabarRakyat.

Biasanya penziarah akan berdatangan setelah solat ied hingga sore.  “Ziarah ini sudah tradisi. Setiap tahun kami yang di perantauan berupaya mudik pas hari kedua idul fitri. Jika tidak bisa mudik dirasa ada yang kurang, “aku Yayan yang mengaku baru saja ziarah ke makam ayah dan keluarganya.  Dia sendiri mengaku tinggal di sekitaran Sako Palembang.  (sihat/krw)

BACA JUGA =  Rapat Paripurna XXII, Diambil Sumpah Jabatan Wakil Ketua DPRD Sumsel dan Anggota DPRD PAW

Tentang sihaj

Baca Juga

Firdaus Berhasil Ungguli Teguh Santosa, Terpilih Sebagai Ketum SMSI

Firdaus saat memberikan kata sambutan usai terpilih sebagai Ketua Umum SMSI periode 2019-2024.foto:net. JAKARTA (Kabar …

Tinggalkan Balasan